Dongkrak Terus Ekonomi Sumbar, Kemenperin Bakal Genjot SDM di Kota Padang
Sabtu, 08 Juli 2023 - 10:33 WIB
loading...
Kemenperin akan tingkatkan kompetensi SDM Sumbar. Foto/Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatra Barat pada triwulan ke-IV 2022 menunjukkan capaian yang positif. Menurut data Badan Pusat Statistik Sumatra Barat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi tersebut atas dasar harga berlaku mencapai Rp285,38 triliun dan PDRB per kapita mencapai Rp50,59 juta atau USD3.571,02.
Baca juga: Ekonomi Biru RI Butuh Dana USD1,64 Triliun, Duit dari Mana?
Ekonomi Sumatra Barat tahun 2022 sendiri tumbuh sebesar 4,36%, lebih tinggi dibanding tahun 2021 yang tumbuh sebesar 3,29%. Ibu kota Padang juga mengalami pertumbuhan ekonomi mencapai 3,14% pada tahun 2022.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan pencapaian positif ini tidak terlepas dari peran sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten. Ke depan, Kemenperin bakal menggenjot SDM melalui pendirian SMK vokasi, politeknik, dan Balai Diklat Industri di Kota Padang.
"Kita akan membangun pendidikan vokasi yang menjadi best practice kemitraan yang link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya, Sabtu (8/7/2023).
Berdasarkan data Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Padang memiliki konsentrasi di bidang kimia industri dan teknik otomasi industri. SDM yang tercipta berasal dari SMK-SMAK dan SMK-SMTI yang fokus mencetak sumber daya andal di bidang kimia.
"Dari kebutuhan SDM industri sebanyak 682 ribu orang per tahunnya, jumlah SDM yang dicetak setiap tahun harus ditingkatkan. Untuk itu mari kita bekerja dengan cepat untuk mewujudkan hal tersebut," kata Kepala BPSDMI, Masrokhan.
Baca juga: Ekonomi Biru RI Butuh Dana USD1,64 Triliun, Duit dari Mana?
Ekonomi Sumatra Barat tahun 2022 sendiri tumbuh sebesar 4,36%, lebih tinggi dibanding tahun 2021 yang tumbuh sebesar 3,29%. Ibu kota Padang juga mengalami pertumbuhan ekonomi mencapai 3,14% pada tahun 2022.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan pencapaian positif ini tidak terlepas dari peran sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten. Ke depan, Kemenperin bakal menggenjot SDM melalui pendirian SMK vokasi, politeknik, dan Balai Diklat Industri di Kota Padang.
"Kita akan membangun pendidikan vokasi yang menjadi best practice kemitraan yang link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangannya, Sabtu (8/7/2023).
Berdasarkan data Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Padang memiliki konsentrasi di bidang kimia industri dan teknik otomasi industri. SDM yang tercipta berasal dari SMK-SMAK dan SMK-SMTI yang fokus mencetak sumber daya andal di bidang kimia.
"Dari kebutuhan SDM industri sebanyak 682 ribu orang per tahunnya, jumlah SDM yang dicetak setiap tahun harus ditingkatkan. Untuk itu mari kita bekerja dengan cepat untuk mewujudkan hal tersebut," kata Kepala BPSDMI, Masrokhan.
Lihat Juga :