Ketika Para Pelaku UMKM Berkisah: Penjualan Daring Hanya untuk Menjaga Eksistensi

Senin, 27 Juli 2020 - 16:51 WIB
loading...
A A A
Arief mengatakan usaha seperti itu pun tidak akan berdampak signifikan karena situasi pasar yang tidak menentu. Pria lulusan Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, sekarang penjualan hanya dilakukan melalui daring. Namun, itu tidak mendongkrak penjualan. ( Baca juga:UMKM Butuh Solusi Konkrit dan Pengawalan Khusus Saat Pandemi )

Berdasarkan survei Forum Ekonomi Dunia, ada sekitar 31% wirausaha muda yang mengandalkan internet di masa pandemi untuk meningkatkan pendapatan. Koresponden survei itu 68.574 orang dan dilakukan di enam negara ASEAN.

Sejak berdiri tahun 2012, Lamgo sebenarnya sudah mengandalkan penjualan daring, baik via situs maupun media sosial (medsos). Menurutnya, dalam situasi pandemi ini, penjualan via daring tidak ada yang berubah. Keaktifan di medsos hanya untuk menjaga eksistensi di mata konsumen.

“Saya pribadi fokusnya untuk eksis dulu. Strategi masih memakai yang lama karena sudah keluar kebijakan sampai akhir tahun tidak ada acara besar. Kami menjaga klien-klien agar mereka aware Lamgo Souvenir masih ada,” terangnya.

Dalam jualan souvenir, Arief memiliki dua brand untuk menyasar dua pasar berbeda. Lamgo untuk kelas atas, sedangkan IF Souvenir untuk kelas menengah ke bawah. Perilaku konsumen di medsos pada masa pandemi Covid-19 ini berubah.

Berdasarkan data, menurutnya, mereka kebanyakan hanya mengunjungi medsos tanpa melakukan kontak. Ada juga konsumen yang bertanya-tanya mengenai produk dan harga. Namun, belum bisa menentukan kapan akan melakukan pembelian.

Bisnis souvenir pernikahan pasti luluh lantak mengingat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah. Acara pernikahan dan seminar yang mengundang kerumunan orang dilarang karena dikhawatirkan akan menjadi titik penyebaran virus Covid-19.

Sebelum pandemi, penjualan Lamgo dan IF Souvenir itu 70%-nya dilakukan melalui medsos dan pasarnya sudah menjangkau seluruh Indonesia. Omzet Lamgo dan IF Souvenir bisa di atas Rp50 juta per bulan. Saat ini untuk mendapatkan Rp10 juta saja sulit. Pernah hanya dapat Rp5 juta per bulan.

Hirka pun tidak melakukan pemasaran yang besar-besaran melalui daring. Nurman mengungkapkan pihaknya hanya memposting konten-konten untuk kampanye Hirka dan tentu saja, berharap menarik pembeli karena penasaran. Beberapa waktu lalu, Hirka mengunggah ular di instagramnya.

Menurutnya, itu membuat orang-orang bertanya-tanya kepada Hirka. Banyak yang menebak Hirka akan menggunakan ular sebagai bahan dasar. Ternyata, itu bentuk sindiran bagi produsen yang masih menggunakan kulit ular.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Rekomendasi
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved