Segera Beroperasi, Segini Bocoran Tarif Tol Cisumdawu
Selasa, 11 Juli 2023 - 14:53 WIB
loading...
Kementerian PUPR mengungkapkan terkait tarif tol Cisumdawu. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan jalan tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang Jawa Barat segera dioperasikan. Tol Cisumdawu baru saja dioperasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Selasa (11/7/2023).
Dalam 2-3 minggu ke depan jalan tol Cisumdawu masih beroperasi tanpa dikenakan tarif. "Tol Cisumdawu masih dibebaskan sekitar 2-3 minggu. Perkiraan tarifnya Rp 1.275 per kilometer," ungkap Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja saat dihubungi, Selasa (11/7/2023).
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Cisumdawu
Dia mengatakan pertimbangan untuk penentuan tarif tol tersebut berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan sebelum mengerjakan proyek tersebut. Meskipun pembangunan molor 12 tahun tidak menjadi pertimbangan dalam pembentukan tarif tol.
"Penentuan tarif berdasarkan hasil Feasibility Study yang dituangkan ke dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol," kata Endra.
Dia mengatakan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Sementara seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol PT CKJT atau Citra Karya Jabar Tol.
Tol Cisumdawu telah beroperasi Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan (11,45 Km) sejak Januari 2022. Diikuti dengan Seksi 2 Pamulihan - Sumedang (17,05 Km) dan Seksi 3 Sumedang - Cimalaka (4,05 Km) yang beroperasi sejak Desember 2022 guna mendukung kelancaran lalu lintas selama Nataru 2022/2023.
Dalam 2-3 minggu ke depan jalan tol Cisumdawu masih beroperasi tanpa dikenakan tarif. "Tol Cisumdawu masih dibebaskan sekitar 2-3 minggu. Perkiraan tarifnya Rp 1.275 per kilometer," ungkap Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja saat dihubungi, Selasa (11/7/2023).
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Cisumdawu
Dia mengatakan pertimbangan untuk penentuan tarif tol tersebut berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan sebelum mengerjakan proyek tersebut. Meskipun pembangunan molor 12 tahun tidak menjadi pertimbangan dalam pembentukan tarif tol.
"Penentuan tarif berdasarkan hasil Feasibility Study yang dituangkan ke dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol," kata Endra.
Dia mengatakan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun. Dari keenam seksi, seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut. Sementara seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol PT CKJT atau Citra Karya Jabar Tol.
Tol Cisumdawu telah beroperasi Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan (11,45 Km) sejak Januari 2022. Diikuti dengan Seksi 2 Pamulihan - Sumedang (17,05 Km) dan Seksi 3 Sumedang - Cimalaka (4,05 Km) yang beroperasi sejak Desember 2022 guna mendukung kelancaran lalu lintas selama Nataru 2022/2023.
Lihat Juga :