India Bahas Rencana Setop Ekspor Beras, Harga Pangan Dunia Diprediksi Melejit

Rabu, 19 Juli 2023 - 17:43 WIB
loading...
A A A
Menurut Khudori saat ini ancaman iklim seperti kehadiran El-Nino akan mempengaruhi produktivitas pertanian di seluruh dunia. Karena musim kemarau panjang akan mempengaruhi musim tanam dan musim panen. Bahkan juga bisa berdampak pada gagal panen.

Sehingga ketika produktivitas pertanian di India ini terpengaruh dari adanya penurunan produktivitas dari adanya El-Nino, maka otomatis surplus beras di India bakal menipis. Selain itu para produsen beras di negara lain juga berpotensi untuk menurunkan volume ekspornya, karena harus memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu.

"Kalau India melakukan pembatasan, maka otomatis eksportir lain akan melakukan pembatasan, jadi tidak mudah mendapatkan beras, terbukti tahun lalu ketika Bulog diberikan izin impor 500 ribu ton, kan eksekusi tidak mudah, baru terealisasi setidaknya sampai Maret 2023," sambung Khudori.

Kemudian ketika stok beras pemerintah menipis, maka otomatis pemerintah tidak bisa membanjiri beras ke pasar dan melakukan intervensi terhadap fluktuasi harga beras di pasar masyarakat dan akhirnya harga beras dipasar terancam tinggi.

"Tapi saya tidak yakin mereka (India) akan setop ekspor, kalau membatasi mungkin, karena surplus besar, ketika surplus besar mau dikemanakan, kan butuh pasar. Kalau dia membatasi, dan di ikuti negara lain, maka tidak bisa dihindari maka harga akan naik," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Rekomendasi
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved