IMF: Krisis Laut Hitam Bisa Bikin Harga Biji-bijian Naik 15%

Rabu, 26 Juli 2023 - 15:14 WIB
loading...
IMF: Krisis Laut Hitam...
Pabrik memanen ladang biji-bijian di Odessa, Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan bahwa keluarnya Rusia dari kesepakatan yang mengijinkan ekspor biji-bijian Ukraina melalui Laut Hitam berpotensi menaikkan harga biji-bijian global 10-15%.

Kepala ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas mengatakan kesepakatan biji-bijian Laut Hitam sangat berperan menentkan harga makanan global. Penangguhan kesepakatan Rusia akan memberikan tekanan besar terhadap harga.

"Kami masih menilai 10-15% kenaikan harga biji-bijian adalah perkiraan yang masuk akal," ujar dia dilansir dari Reuters, Rabu (26/7/2023).

Baca Juga: IMF: Ekonomi China Kehilangan Momentum, Pemulihan Rusia Semakin Cepat

IMF minggu lalu mengatakan penarikan diri Rusia dari perjanjian yang ditengahi Turki dan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menghantam wilayah-wilayah yang sangat bergantung pada pengiriman dari Ukraina, termasuk Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Selatan.

IMF menggkhawatirkan langkah Rusia akan mendorong inflasi. Berdasarkan laporan IMF, inflasi umum global akan turun menjadi 6,8% pada 2023 dari 8,7% pada tahun 2022, turun menjadi 5,2% pada tahun 2024, dengan inflasi inti menurun secara bertahap menjadi 6,0% pada tahun 2023 dan kemudian 4,7% pada tahun 2024.

Baca Juga: China Desak Rusia Buka Blokade Ekspor Biji-bijian Laut Hitam Ukraina

Gourinchas mengatakan dibutuhkan waktu hingga akhir 2024 atau awal 2025 inflasi turun ke target bank sentral dan siklus pengetatan moneter saat ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved