Ekspor Perdana Palm Kernel Meal Senilai Rp18 Miliar Meluncur ke China
Sabtu, 29 Juli 2023 - 07:09 WIB
loading...
Holding Perkebunan Nusantara melakukan ekspor perdana palm kernel meal ke China. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PTPN III (Persero), holding Perkebunan Nusantara, menggelar pelepasan ekspor perdana palm kernel meal dengan tujuan Huangpu, China, senilai Rp18,2 miliar (USD1,2 juta) di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara, pada Jumat (28/7/2023).
Baca juga: Sulsel Ekspor Perdana Kopra Hitam ke Bangladesh
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dwi Sutoro mengatakan, selain menjaga pasar palm kernel meal atau palm kernel expeller di dalam negeri, PTPN Group juga terus mengupayakan pemasaran produk tersebut agar dapat menembus pasar dunia.
“Ini akan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik agar penjualan ekspor meningkat, serta keberlanjutannya di masa depan juga tetap baik,” ujar Dwi, dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu, (29/7/2023).
Dwi menambahkan, PTPN Group sebagai salah satu produsen produk kelapa sawit terbesar di dunia, terus melakukan fokus penjualan. Tak hanya di pasar domestik, tetapi juga hingga ke pasar global. Khusus untuk pasar global, tahun 2023 pihaknya telah melakukan ekspor produk-produk kelapa sawit ke sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika.
“Selama ini masih didominasi oleh produk-produk utama, seperti CPO, RBDPO, Olein (minyak goreng), Stearin dan PFAD, dengan nilai penjualan hingga Juni 2023 mencapai 144 juta USD,” ujarnya.
Dwi menyampaikan, bahwa produk dari kelapa sawit tidak hanya berupa minyak nabati. Bungkil inti sawit (palm kernel meal atau palm kernel expeller) sebagai bahan konsentrat pakan ternak yang sebelumnya masih dijual di pasar domestik, mempunyai potensi penjualan ekspor yang baik.
Baca juga: Sulsel Ekspor Perdana Kopra Hitam ke Bangladesh
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dwi Sutoro mengatakan, selain menjaga pasar palm kernel meal atau palm kernel expeller di dalam negeri, PTPN Group juga terus mengupayakan pemasaran produk tersebut agar dapat menembus pasar dunia.
“Ini akan mendapatkan nilai tambah yang lebih baik agar penjualan ekspor meningkat, serta keberlanjutannya di masa depan juga tetap baik,” ujar Dwi, dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu, (29/7/2023).
Dwi menambahkan, PTPN Group sebagai salah satu produsen produk kelapa sawit terbesar di dunia, terus melakukan fokus penjualan. Tak hanya di pasar domestik, tetapi juga hingga ke pasar global. Khusus untuk pasar global, tahun 2023 pihaknya telah melakukan ekspor produk-produk kelapa sawit ke sejumlah negara di Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika.
“Selama ini masih didominasi oleh produk-produk utama, seperti CPO, RBDPO, Olein (minyak goreng), Stearin dan PFAD, dengan nilai penjualan hingga Juni 2023 mencapai 144 juta USD,” ujarnya.
Dwi menyampaikan, bahwa produk dari kelapa sawit tidak hanya berupa minyak nabati. Bungkil inti sawit (palm kernel meal atau palm kernel expeller) sebagai bahan konsentrat pakan ternak yang sebelumnya masih dijual di pasar domestik, mempunyai potensi penjualan ekspor yang baik.
Lihat Juga :