Anggota DPR Nilai Pemberian Subsidi Kendaraan Listrik Dipaksakan
Rabu, 02 Agustus 2023 - 11:30 WIB
loading...
Subsidi pembelian motor listrik kurang diminati. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Mulyanto mengaku heran dengan sikap pemerintah yang terkesan memaksakan pemberian subsidi pembelian kendaraan listrik . Padahal program ini tidak direspons baik oleh masyarakat sehingga sampai hari ini baru terjual 36 motor listrik.
Baca juga: Intip Tarif Baru Pengisian Mobil Listrik di SPKLU, Rp25 Ribu hingga Rp57.000
Menurut Mulyanto, sebaiknya pemerintah menghentikan program ini. Bukan malah menperluas cakupan dan memperlonggar persyaratan pemberian subsidi.
"Saya tidak setuju subsidi untuk pembelian motor listrik, apalagi subsidi untuk mobil listrik. Kalau subsidi akan diberikan untuk komoditas maka harus diarahkan pada subsidi barang publik seperti transportasi publik, baik bus listrik ataupun kereta api listrik," tegasnya, Rabu (2/8/2023).
Mulyanto mensinyalir ada kepentingan kelompok bisnis tertentu yang berkolaborasi dengan oknum prjabat pemerintah di balik kebijakan ini. Sebab secara ekonomi nilai subsidi pembelian kendaraan listrik ini sangat besar, sehingga upaya apa pun akan dilakukan agar anggaran subsidi bisa mengalir ke kantong kelompok bisnis itu.
Baca juga: Intip Tarif Baru Pengisian Mobil Listrik di SPKLU, Rp25 Ribu hingga Rp57.000
Menurut Mulyanto, sebaiknya pemerintah menghentikan program ini. Bukan malah menperluas cakupan dan memperlonggar persyaratan pemberian subsidi.
"Saya tidak setuju subsidi untuk pembelian motor listrik, apalagi subsidi untuk mobil listrik. Kalau subsidi akan diberikan untuk komoditas maka harus diarahkan pada subsidi barang publik seperti transportasi publik, baik bus listrik ataupun kereta api listrik," tegasnya, Rabu (2/8/2023).
Mulyanto mensinyalir ada kepentingan kelompok bisnis tertentu yang berkolaborasi dengan oknum prjabat pemerintah di balik kebijakan ini. Sebab secara ekonomi nilai subsidi pembelian kendaraan listrik ini sangat besar, sehingga upaya apa pun akan dilakukan agar anggaran subsidi bisa mengalir ke kantong kelompok bisnis itu.
Lihat Juga :