Fitch Pangkas Peringkat Utang AS, Gedung Putih Tak Terima

Rabu, 02 Agustus 2023 - 15:50 WIB
loading...
Fitch Pangkas Peringkat...
Fitch Ratings menurunkan peringkat utang Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA+ pada hari Selasa (1/8) lalu. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menurunkan peringkat utang Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA+ pada hari Selasa (1/8) lalu. Fitch menyebut keputusan tersebut didasarkan perkiraan penurunan fiskal AS selama tiga tahun ke depan, erosi tata kelola dan beban utang yang meningkat.

"Ketegangan politik batas utang yang berulang dan resolusi di menit-menit terakhir telah mengikis kepercayaan pada manajemen fiskal," kata Fitch seperti dilansir CNBC, Rabu (2/8/2023).

Baca Juga: Berseteru Soal Minyak, MBS Ancam Hancurkan Ekonomi AS

Pada bulan Mei lalu, Fitch telah menempatkan peringkat AAA Negara Adi Daya itu pada pengawasan negatif, akibat pertarungan mengenai plafon utang. Pada saat itu, anggota parlemen di Washington berselisih tentang kesepakatan yang akan mencegah pemerintah federal kehabisan uang. Presiden Joe Biden akhirnya menandatangani tagihan plafon utang pada 2 Juni, hanya beberapa hari dari tenggat akhir 5 Juni.

"Dalam pandangan Fitch, telah terjadi penurunan standar tata kelola yang stabil selama 20 tahun terakhir, termasuk masalah fiskal dan utang, terlepas dari perjanjian bipartisan Juni untuk menangguhkan batas utang hingga Januari 2025," kata lembaga pemeringkat itu.

Fitch juga menyoroti peningkatan defisit pemerintah umum, yang diantisipasi akan meningkat menjadi 6,3% dari produk domestik bruto pada tahun 2023, dari 3,7% pada tahun 2022. Fitch menilai, Undang-undang Tanggung Jawab Fiskal hanya menawarkan perbaikan sederhana untuk prospek fiskal jangka menengah.

Badan tersebut juga mencatat bahwa kombinasi dari pengetatan kondisi kredit, melemahnya investasi bisnis, dan perlambatan konsumsi dapat menyebabkan ekonomi mengalami resesi "ringan" pada kuartal IV-2023 dan kuartal pertama tahun depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Rekomendasi
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Ibunda Terapi Robot...
Ibunda Terapi Robot Usai Stroke, Aldi Taher dan Sang Kakak Kompak Bagi Tugas Cari Uang
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Berita Terkini
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Indomaret Hadirkan Pokemon School Collection
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved