Konsumsi Rumah Tangga Q2 2020 Diprediksi Minus 7%
Rabu, 29 Juli 2020 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Indikator lain seperti tingkat keramaian di perkantoran, pusat perbelanjaan dan pusat transportasi umum yang menurun drastis juga ikut dipertimbangkan sebagai faktor melakukan revisi angka PDB.
(Baca Juga: Voucher Makan hingga Diskon Pesawat, Cara Menkeu Pulihkan Ekonomi )
Sementara itu bulan lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor konsumsi pada kuartal II (Q2) 2020 bakal anjlok signifikan. Tren ini sejalan dengan pelemahan inflasi yang diperkirakan masih terjadi sebagai indikasi pelemahan konsumsi rumah tangga yang cukup drastis.
“Kami memperkirakan pada kuartal II (Q2) konsumsi rumah tangga tadinya masih bisa tumbuh disekitar 3% akan mengalami perlemahan di kisaran 0%,” ucap Sri Mulyani dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR RI, Juni lalu.
(Baca Juga: Voucher Makan hingga Diskon Pesawat, Cara Menkeu Pulihkan Ekonomi )
Sementara itu bulan lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor konsumsi pada kuartal II (Q2) 2020 bakal anjlok signifikan. Tren ini sejalan dengan pelemahan inflasi yang diperkirakan masih terjadi sebagai indikasi pelemahan konsumsi rumah tangga yang cukup drastis.
“Kami memperkirakan pada kuartal II (Q2) konsumsi rumah tangga tadinya masih bisa tumbuh disekitar 3% akan mengalami perlemahan di kisaran 0%,” ucap Sri Mulyani dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR RI, Juni lalu.
(akr)
Lihat Juga :