Data Suram Ekonomi China: Ekspor Anjlok 14,5% dan Impor Merosot Tembus 12 Persen
Rabu, 09 Agustus 2023 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Lockdown penuh diberlakukan selama dua bulan penuh mulai Maret 2022 di pusat keuangan Shanghai, rumah bagi sekitar 25 juta orang. Saat itu pemerintah mengirimkan paket makanan kepada penduduk yang dikurung di rumah mereka. Meskipun para pejabat melonggarkan pembatasan pada bulan November, pemulihan tetap lesu.
Di sisi lain tingkat pengangguran di kalangan pemuda China melebihi 20% pada bulan Mei dan krisis di sektor perumahan telah merusak kepercayaan.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah di luar negeri juga telah mengurangi permintaan asing untuk barang-barang China, sementara ketegangan geopolitik antara China dan AS dan lainnya telah menelan korban lebih lanjut pada perdagangan, mendorong perusahaan-perusahaan internasional untuk mengalihkan investasi ke luar negeri.
Juli adalah bulan ketiga berturut-turut bahwa pengiriman China ke luar negeri telah menurun, menandai penurunan paling tajam sejak Februari 2020 pada puncak pandemi.
Tercatat, ekspor ke Amerika Serikat atau AS, salah satu pembeli terbesar China mengalami penurunan sebesar 23,1% secara year to year (YoY). Uni Eropa juga membeli 20,6% lebih sedikit dari China.
Di sisi lain tingkat pengangguran di kalangan pemuda China melebihi 20% pada bulan Mei dan krisis di sektor perumahan telah merusak kepercayaan.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah di luar negeri juga telah mengurangi permintaan asing untuk barang-barang China, sementara ketegangan geopolitik antara China dan AS dan lainnya telah menelan korban lebih lanjut pada perdagangan, mendorong perusahaan-perusahaan internasional untuk mengalihkan investasi ke luar negeri.
Juli adalah bulan ketiga berturut-turut bahwa pengiriman China ke luar negeri telah menurun, menandai penurunan paling tajam sejak Februari 2020 pada puncak pandemi.
Tercatat, ekspor ke Amerika Serikat atau AS, salah satu pembeli terbesar China mengalami penurunan sebesar 23,1% secara year to year (YoY). Uni Eropa juga membeli 20,6% lebih sedikit dari China.
Lihat Juga :