Redam Silang Pendapat, Jubir Kemenperin Beberkan Cuan Hilirisasi Nikel
Minggu, 13 Agustus 2023 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, sambung dia, hilirisasi juga menimbulkan efek pengganda yang dapat dilihat dari nilai tambahnya. Kemenperin, kata dia, menghitung nilai tambah yang dihasilkan dari nikel ore hingga produk hilir meningkat berkali-kali lipat jika diproses di dalam negeri atau menghilirkan proses barang mentah. Febri menyampaikan, apabila nilai nikel ore mentah dihargai USD30/ton, ketika menjadi Nikel Pig Iron (NPI) maka harganya akan naik 3,3 kali mencapai USD90/ton. Sedangkan bila menjadi Ferronikel, akan naik 6,76 kali atau setara USD203/ton.
Ketika hilirisasi berlanjut dengan menghasilkan Nikel Matte, maka nilai tambahnya juga akan naik menjadi 43,9 kali atau USD3.117/ton. Terlebih, sekarang Indonesia sudah punya smelter yang menjadikan MHP sebagai bahan baku baterai dengan nilai tambah sekitar 120,94 kali (USD3.628/ton). "Apalagi, jika ada ada pabrik baterai yang mengubah ore menjadi LiNiMnCo, maka nilai tambahnya bisa mencapai 642 kali lipat," ujarnya lagi.
Hal ini menurutnya akan menambah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pajak-pajak lain yang nilainya triliunan rupiah. "Dari sini saja sudah terbukti, seperti yang disampaikan oleh Presiden, jika kita mengekspor bahan mentah, angkanya hanya Rp17 triliun, dibandingkan dengan ekspor produk hasil hilirisasi nikel yang mencapai Rp510 triliun," cetusnya.
Lebih lanjut, melihat performa kontribusi logam dasar ke ekonomi, Febri menjelaskan, PDB logam dasar di kuartal I-2023 tumbuh 11,39%. Logam dasar mencatatkan PDB sebesar Rp66,8 triliun di kuartal I-2023. Selama periode tahun 2022, subsektor ini tumbuh di atas 15% dengan nilai Rp124,29 triliun.
Baca Juga: Faisal Basri Sebut Hilirisasi Hanya Untungkan China, Jokowi: Logikanya Gimana?
Ketika hilirisasi berlanjut dengan menghasilkan Nikel Matte, maka nilai tambahnya juga akan naik menjadi 43,9 kali atau USD3.117/ton. Terlebih, sekarang Indonesia sudah punya smelter yang menjadikan MHP sebagai bahan baku baterai dengan nilai tambah sekitar 120,94 kali (USD3.628/ton). "Apalagi, jika ada ada pabrik baterai yang mengubah ore menjadi LiNiMnCo, maka nilai tambahnya bisa mencapai 642 kali lipat," ujarnya lagi.
Hal ini menurutnya akan menambah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pajak-pajak lain yang nilainya triliunan rupiah. "Dari sini saja sudah terbukti, seperti yang disampaikan oleh Presiden, jika kita mengekspor bahan mentah, angkanya hanya Rp17 triliun, dibandingkan dengan ekspor produk hasil hilirisasi nikel yang mencapai Rp510 triliun," cetusnya.
Lebih lanjut, melihat performa kontribusi logam dasar ke ekonomi, Febri menjelaskan, PDB logam dasar di kuartal I-2023 tumbuh 11,39%. Logam dasar mencatatkan PDB sebesar Rp66,8 triliun di kuartal I-2023. Selama periode tahun 2022, subsektor ini tumbuh di atas 15% dengan nilai Rp124,29 triliun.
Baca Juga: Faisal Basri Sebut Hilirisasi Hanya Untungkan China, Jokowi: Logikanya Gimana?
Lihat Juga :