Terapkan Teknologi Climate Smart Agriculture, Poktan Banjarnegara Kendalikan Hama
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:45 WIB
loading...
A
A
A
“Sebelumnya, telah dilakukan pengamatan oleh petugas Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dan ditemukan populasi Wereng Berwarna Coklat (WBC) lebih dari 10 ekor per rumpunnya. Rupanya di tengah situasi lockdown akibat pandemi covid-19 ini, tidak membuat hama tersebut ikut terlockdown," tutur Sulasih.
(Baca Juga: Maksimalkan Lahan Pertanian di Manggarai Timur, Penyuluh Harus Dampingi Petani )
Pengendalian hama wereng coklat, ini harus dilakukan secara serempak pada semua petak sawah di sebuah hamparan, agar semua populasi hama WBC teratasi pada satu waktu, sehingga hasilnya pun efektif. Pengendalian yang tidak serempak, akan menyebabkan hama WBC berpindah dari satu petak ke petak lainnya, sehingga populasi WBC akan selalu ada.
Harapannya, dengan semangat kebersamaan, kekompakan dan kerjasama dalam gerakan pengendalian tersebut, hama wereng coklat dan OPT lainnya dapat selalu teratasi dengan baik, sehingga tidak pengganggu produktivitas tanaman.
(Baca Juga: Maksimalkan Lahan Pertanian di Manggarai Timur, Penyuluh Harus Dampingi Petani )
Pengendalian hama wereng coklat, ini harus dilakukan secara serempak pada semua petak sawah di sebuah hamparan, agar semua populasi hama WBC teratasi pada satu waktu, sehingga hasilnya pun efektif. Pengendalian yang tidak serempak, akan menyebabkan hama WBC berpindah dari satu petak ke petak lainnya, sehingga populasi WBC akan selalu ada.
Harapannya, dengan semangat kebersamaan, kekompakan dan kerjasama dalam gerakan pengendalian tersebut, hama wereng coklat dan OPT lainnya dapat selalu teratasi dengan baik, sehingga tidak pengganggu produktivitas tanaman.
(akr)
Lihat Juga :