Giliran Menteri Investasi Bahlil Bersuara Soal Keuntungan Hilirisasi Nikel
Selasa, 15 Agustus 2023 - 11:48 WIB
loading...
Menteri investasi, Bahlil Lahadalia ikut bersuara, soal keuntungan yang didapatkan Indonesia dari kebijakan hilirisasi nikel. Foto/Dok
A
A
A
MALANG - Menteri investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia ikut bersuara, soal keuntungan yang didapatkan Indonesia dari kebijakan hilirisasi nikel . Menurutnya hilirisasi akan menciptakan nilai tambah tinggi untuk negara.
"Hilirisasinya (nikel) tetap jalan, ekspor nikelnya yang disetop," tegas Bahlil Lahadalia, usai memberikan materi pada PKKMABA Universitas Brawijaya (UB) Malang, pada Senin (14/8/2023).
Baca Juga: Redam Silang Pendapat, Jubir Kemenperin Beberkan Cuan Hilirisasi Nikel
Menteri kelahiran Banda, Maluku ini mengatakan, bahwa nilai hilirisasi nikel naik sejak tahun 2017 hingga catatan terakhir di tahun 2022 lalu. Pada periode 2017-2018 lalu misalnya, nilai hilirisasi industri nikel hanya bernilai USD 3,3 miliar.
"Sekarang 2022 total hilirisasi ekspor kita sudah melebihi 30 miliar USD, sekarang sudah 500 triliun lebih, yang awalnya cuma 45 triliun," ucap Bahlil.
Baca Juga: Pesan Jokowi ke Penerusnya: Jangan Takut Lanjutkan Hilirisasi
Menurutnya, hilirisasi mineral juga membuat terciptanya lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan negara, hingga mampu memberikan subsidi dari daerah-daerah penghasil nikel.
"Hilirisasinya (nikel) tetap jalan, ekspor nikelnya yang disetop," tegas Bahlil Lahadalia, usai memberikan materi pada PKKMABA Universitas Brawijaya (UB) Malang, pada Senin (14/8/2023).
Baca Juga: Redam Silang Pendapat, Jubir Kemenperin Beberkan Cuan Hilirisasi Nikel
Menteri kelahiran Banda, Maluku ini mengatakan, bahwa nilai hilirisasi nikel naik sejak tahun 2017 hingga catatan terakhir di tahun 2022 lalu. Pada periode 2017-2018 lalu misalnya, nilai hilirisasi industri nikel hanya bernilai USD 3,3 miliar.
"Sekarang 2022 total hilirisasi ekspor kita sudah melebihi 30 miliar USD, sekarang sudah 500 triliun lebih, yang awalnya cuma 45 triliun," ucap Bahlil.
Baca Juga: Pesan Jokowi ke Penerusnya: Jangan Takut Lanjutkan Hilirisasi
Menurutnya, hilirisasi mineral juga membuat terciptanya lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan negara, hingga mampu memberikan subsidi dari daerah-daerah penghasil nikel.
Lihat Juga :