Mata Uang BRICS Bakal Gantikan Dolar Disebut Gagasan Konyol

Rabu, 16 Agustus 2023 - 10:20 WIB
loading...
A A A
Namun, perang Sino-India tahun 1962 mengubah semua itu, dan ketidakpercayaan telah merajalela sejak saat itu. Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara terbesar di dunia berdasarkan populasi telah bentrok dalam pertempuran sengit di sepanjang perbatasan 2.360 mil mereka, membuat India melarang lusinan aplikasi China dan memberikan sanksi kepada perusahaan investasi China sebagai tindakan pembalasan.

Seperti AS, India juga berupaya mengurangi ketergantungannya pada impor China setelah mimpi buruk rantai pasokan yang disebabkan oleh Covid selama beberapa tahun terakhir. India lantas bergabung dengan Inisiatif Rantai Pasokan Tangguh dengan Jepang dan Australia pada tahun 2021 serta negosiasi perdagangan bebas dengan Uni Eropa tahun lalu.

Tak setuju atas pergeseran dalam rantai pasokan India ini, Presiden China Xi Jinping mengatakan pada pertemuan puncak virtual Organisasi Kerja Sama Shanghai pada bulan Juli bahwa dia menentang "pemisahan dan pemutusan hubungan".

Ketegangan atas kesepakatan perdagangan dan perbatasan juga telah terbawa ke pertemuan BRICS. India dilaporkan menolak langkah China untuk memperluas keanggotaan kelompok itu musim panas ini.

Dalam wawancara 1 Juni dengan Desne Masie, kepala ekonom di IC Intelligence, O'Neill mengatakan menciptakan mata uang bersama yang mencakup China dan India akan "sangat menantang", merujuk pada sengketa perbatasan yang sedang berlangsung antara negara-negara saingan.

"China dan India bahkan tidak bisa benar-benar menyepakati hal-hal mendasar seperti perbatasan yang damai. Maksud saya, bagaimana orang bisa benar-benar percaya bahwa orang-orang ini akan memperkenalkan mata uang bersama?" katanya. "Ini lucu. Maaf. Saya hanya berpikir itu fantastis".
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Obat Kuat dengan Efek...
Obat Kuat dengan Efek hingga 3 Hari, Amankah? Yuk Kenali Faktanya Sebelum Mengkonsumsi
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Berita Terkini
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Infografis
Makin Tertarik Gabung...
Makin Tertarik Gabung BRICS dan Siap Tinggalkan Dolar AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved