Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi: Indonesia Perlu Hilirisasi, Kaya SDA Saja Tak Cukup
Rabu, 16 Agustus 2023 - 11:52 WIB
loading...
Saat pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI Tahun 2023, Presiden Jokowi mengatakan, kaya SDA saja tidak cukup, jadi pemilik saja tidak cukup. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyebut bahwa Indonesia perlu meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi untuk mengolah sumber daya alam (SDA). Adapun kekayaan SDA yang dimiliki Indonesia tidak cukup untuk membangun negara ini.
Baca Juga: Rakernas Apeksi, Prabowo Subianto Janji Teruskan Strategi Pembangunan dan Hilirisasi Jokowi
Menurut Jokowi, disinilah peran sektor ekonomi hijau dan hilirisasi sebagai window opportunity kita untuk meraih kemajuan karena Indonesia sangat kaya sumber daya alam termasuk bahan mineral, hasil perkebunan, hasil kelautan, serta sumber energi baru dan terbarukan.
"Tapi kaya SDA saja tidak cukup, jadi pemilik saja tidak cukup karena itu akan membuat kita menjadi bangsa pemalas yang hanya menjual bahan mentah kekayaannya. Tanpa ada nilai tambah, tanpa ada keberlanjutan," ungkap Presiden Jokowi saat memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI Tahun 2023, Rabu (16/8/2023).
Baca Juga: Giliran Menteri Investasi Bahlil Bersuara Soal Keuntungan Hilirisasi Nikel
"Saya ingin tegaskan Indonesia tidak boleh seperti itu. Indonesia harus menjadi negara yang juga mampu mengolah sumber dayanya, mampu memberikan nilai tambah dan menyejahterakan rakyatnya. Dan ini bisa kita lakukan melalui hilirisasi," imbuhnya.
Hilirisasi yang ingin kita lakukan, lanjut Jokowi, adalah hilirisasi yang melakukan transfer teknologi yang memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan, serta meminimalisir dampak lingkungan.
Baca Juga: Rakernas Apeksi, Prabowo Subianto Janji Teruskan Strategi Pembangunan dan Hilirisasi Jokowi
Menurut Jokowi, disinilah peran sektor ekonomi hijau dan hilirisasi sebagai window opportunity kita untuk meraih kemajuan karena Indonesia sangat kaya sumber daya alam termasuk bahan mineral, hasil perkebunan, hasil kelautan, serta sumber energi baru dan terbarukan.
"Tapi kaya SDA saja tidak cukup, jadi pemilik saja tidak cukup karena itu akan membuat kita menjadi bangsa pemalas yang hanya menjual bahan mentah kekayaannya. Tanpa ada nilai tambah, tanpa ada keberlanjutan," ungkap Presiden Jokowi saat memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI - DPD RI Tahun 2023, Rabu (16/8/2023).
Baca Juga: Giliran Menteri Investasi Bahlil Bersuara Soal Keuntungan Hilirisasi Nikel
"Saya ingin tegaskan Indonesia tidak boleh seperti itu. Indonesia harus menjadi negara yang juga mampu mengolah sumber dayanya, mampu memberikan nilai tambah dan menyejahterakan rakyatnya. Dan ini bisa kita lakukan melalui hilirisasi," imbuhnya.
Hilirisasi yang ingin kita lakukan, lanjut Jokowi, adalah hilirisasi yang melakukan transfer teknologi yang memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan, serta meminimalisir dampak lingkungan.
Lihat Juga :