Penyebab Harga Cabai Rawit Merah di DIY Masih Tinggi

Senin, 06 Februari 2017 - 11:52 WIB
Penyebab Harga Cabai...
Penyebab Harga Cabai Rawit Merah di DIY Masih Tinggi
A A A
YOGYAKARTA - Masih tingginya harga cabai rawit merah di Yogyakarta disebabkan panjangnya rantai distribusi komoditas ini. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan, sebenarnya pasokan cabai rawit di wilayah ini cukup bahkan cenderung berlebih.

(Baca: Harga Cabai Rawit Merah di Yogyakarta Kembali Melonjak )

Ketua 3 TPID DIY Budi Hanoto mengatakan, pasokan cabai rawit merah di DIY lebih dari cukup dengan luas panenan yang ada. Tingginya harga cabai rawit merah ini akibat dari sistem distribusi cabai rawit yang harus ke luar daerah terlebih dahulu akibat harga cabai di luar daerah lebih tinggi.

"Pasokan cabai itu cukup jika dari DIY saja, meski ada yang didatangkan dari Muntilan Jawa Tengah," tuturnya di Yogyakarta, Senin (6/2/2017).

Semenjak harga cabai rawit merah di luar daerah masih tinggi, maka sebagian besar cabai rawit dari DIY lari ke luar daerah. Dan cabai rawit asal DIY yang lari ke luar daerah tersebut kembali ke pasar tradisional sudah dengan harga cukup tinggi. Akibatnya, harga cabai rawit merah di pasar tradisional enggan turun kembali.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di...
Harga Cabai Rawit di Gresik Tembus Rp120 Ribu Per Kilogram
Harga Cabai Mahal, Emak-emak...
Harga Cabai Mahal, Emak-emak Diminta Konsumsi Cabai Olahan dan Tanam Sendiri
Waduh! Terungkap Harga...
Waduh! Terungkap Harga Cabai Mahal karena Kena Penyakit
Harga Cabai Rawit Bikin...
Harga Cabai Rawit Bikin Pedagang Cemas Pembeli Jadi Irit
Drama Cabai Rawit Merah:...
Drama Cabai Rawit Merah: Sudah Harga Meroket, Stok Sulit Didapat Pula
Usai Tahun Baru, Harga...
Usai Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Batubara Tak Lagi Menyengat
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved