alexametrics

IHSG Diramal Menguat, Pilihlah Enam Saham Ini

loading...
IHSG Diramal Menguat, Pilihlah Enam Saham Ini
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Sejumlah analis memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG)pada perdagangan hari ini bakal menguat. Pasalnya, banyak sinyal positif yang akan menjadi pendorongan penguatan indeks.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, momentum tren yang ada atau moving average convergence divergence (MACD) masih menunjukkan sinyal positif. Sementara itu, meomentum pergerakan harga atau stochastic dan relative strength index (RSI) berada di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (30/7/2020). (Baca juga:Satu Bank Daerah Masuk dalam 15 Bank yang Dapat Jaminan Kredit Rp100 T, Siapa Dia?)

Nafan kemudian merkomendasikan sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:



1. BSDE
Pergerakan harga saham beberapa kali telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 710 – 720, dengan target harga secara bertahap di level 750, 915, 1.080 dan 1.245. Support: 710 dan 665.

2. GIAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 244-250, dengan target harga secara bertahap di level 264, 298, 378 dan 456. Support: 236 dan 218.



3. GJTL
Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 580-630, dengan target harga di level 505. Resistance: 645.

4. JSMR
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3.950-4.000, dengan target harga secara bertahap di level 4.120, 4.260 dan 4.870. Support: 3.950 dan 3.660.

5. KRAS
Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 386-424, dengan target harga di level 350. Resistance: 430.

6. PTBA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2.050-2.080, dengan target harga secara bertahap di level 2.150, 2.250, 2.490 dan 2.730. Support: 2.010 & 1.955.
(uka)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top