Sri Mulyani Gembira Kinerja Ekspor di Zona Hijau

Selasa, 07 Februari 2017 - 10:58 WIB
Sri Mulyani Gembira...
Sri Mulyani Gembira Kinerja Ekspor di Zona Hijau
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku gembira dengan kinerja ekspor Indonesia yang sudah masuk di zona hijau pada Desember lalu. Sehingga, menjadi sinyal perekonomian mulai membaik.

Lebih lanjut dia menjelaskan, menghijaunya angka tersebut ada peran dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank. Sebagai agen pemerintah, LPEI didirikan dengan tujuan untuk mendukung program ekspor nasional

"Ekspor kuartal terakhir menunjukkan ke zona hijau. Agak gembira sedikit dong, mudah mudahan hijaunya karena pekerjaan LPEI," ujarnya di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Dia menyampaikan, LPEI sudah berdiri sejak tujuh tahun lalu. Sebagai lembaga pembiayaan diharapkan dapat memberikan dukungan bagi pelaku usaha untuk masuk pasar ekspor.

"LPEI berusia 7 tahun didirikan 2009, ini satu lembaga diharapkan beri berbagai fungsi dan dukungan yang sulit diperoleh dari mekanisme market biasa. Masuk ke hal yang tidak bisa dimasuki sebelumnya ke ekspor," kata Ani.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut mengemukakan, LPEI juga dapat memberikan dukungan pembiayaan bagi UMKM. Penetrasi ini penting dilakukan untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.

"LPEI bisa penetrasi pembiayaan dan akomodasi UMKM dapat support pembiayaan dan penetrasi pasar ekspor. Ini penting bagi kita ciptakan daya tahan ekonomi Indonesia yang enggak boleh tergantung sedikit pasar dan sedikit pelaku," paparnya.

Sebagai informasi ekspor Indonesia pada Desember 2016 meningkat 1,99% dibanding November 2016, yaitu dari USD13,5 miliar menjadi USD13,77 miliar. Demikian juga dibandingkan dengan Desember 2015, ada peningkatan ekspor mencapai 15,57%.

Peningkatan ekspor Desember 2016, diterangkan Kepala BPS Suhariyanto karena bertambahnya ekspor nonmigas 1,13% dari USD12.4 miliar menjadi USD12,54 miliar. Ekspor migas juga naik 11,66%, yaitu dari USD1,1 miliar menjadi USD1,23 miliar.

Dia menambahkan lonjakan ekspor migas disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak mentah 10,67% menjadi USD443,9 juta. Demikian juga ekspor hasil minyak naik 30,69% menjadi USD91,4 juta dan ekspor gas naik 10,18% menjadi USD696,4 juta.

Sementara itu volume ekspor migas Desember 2016 terhadap November 2016 untuk minyak mentah naik 16,21% dan hasil minyak naik 0,22% dan gas naik 6,83%. Selanjutnya, harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia naik dari USD43,25 per barel pada November 2016 menjadi USD51,09 per barel pada Desember 2016.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Ekspor, Ini...
Dongkrak Ekspor, Ini Tugas Berat Indonesia Eximbank
Bank Penyokong Ekspor...
Bank Penyokong Ekspor Se-Asia Satu Suara Soal Pentingnya Ekonomi Berkelanjutan
Kinerja Eximbank Memburuk,...
Kinerja Eximbank Memburuk, Total Aset Menyusut Jadi Rp92,1 T per Desember 2020
BCA Suntik Exim Bank...
BCA Suntik Exim Bank Rp3 Triliun untuk Genjot Ekspor
Cetak Eksportir, Eximbank...
Cetak Eksportir, Eximbank Indonesia Gelar Pelatihan dan Pendampingan
Genjot Ekspor Nasional,...
Genjot Ekspor Nasional, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan Indonesia Eximbank
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
2 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
2 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
3 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
3 jam yang lalu
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved