Singapura Bongkar Pencucian Uang Rp11,3 Triliun, Ini Pelakunya
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Operasi tersebut menghasilkan penerbitan perintah pelarangan penyitaan terhadap 94 properti dan 50 kendaraan, yang diperkirakan bernilai lebih dari USD815 juta. Ini berarti bahwa para tersangka tidak dapat menjual, mentransfer, atau membuang aset tertentu.
Lebih dari 35 rekening banK, yang diperkirakan memiliki saldo lebih dari USD110 juta disita untuk membantu investigasi dan mencegah pelarian dana hasil kejahatan. Barang-barang lain yang disita termasuk uang tunai lebih dari USD23 juta, lebih dari 250 tas dan jam tangan mewah, lebih dari 120 perangkat elektronik, lebih dari 270 perhiasan, dua emas batangan, dan 11 dokumen yang berisi informasi aset virtual.
Di antara mereka yang ditangkap adalah seorang warga negara Siprus berusia 40 tahun, yang ditangkap di Ewart Park, Bukit Timah, tempat tinggalnya. Ketika polisi tiba di kediamannya dan memerintahkannya untuk membuka pintu, pria tersebut dilaporkan melompat dari balkon lantai dua dan tidak mematuhinya.
Dalam rilis media pada hari Rabu, SPF mengatakan, "Orang-orang ini diyakini memiliki koneksi di antara mereka sendiri. Semua orang yang terlibat bukanlah warga negara Singapura atau penduduk tetap," mengutip Yahoo News Singapore, Jumat (18/8/2023).
Penyitaan lebih lanjut termasuk berbagai ornamen dan botol minuman keras dan anggur. Polisi juga membekukan empat rekening bank terkait yang berisi lebih dari USD6,7 juta.
Direktur CAD David Chew menyatakan bahwa polisi akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dan unit intelijen keuangan untuk mengidentifikasi, menghalangi dan menggagalkan upaya elemen-elemen kriminal untuk mencari perlindungan di dalam perbatasan Singapura.
"Kami tidak menoleransi penggunaan Singapura sebagai tempat berlindung yang aman bagi para penjahat atau keluarga mereka, atau penyalahgunaan fasilitas perbankan kami," katanya.
Lebih dari 35 rekening banK, yang diperkirakan memiliki saldo lebih dari USD110 juta disita untuk membantu investigasi dan mencegah pelarian dana hasil kejahatan. Barang-barang lain yang disita termasuk uang tunai lebih dari USD23 juta, lebih dari 250 tas dan jam tangan mewah, lebih dari 120 perangkat elektronik, lebih dari 270 perhiasan, dua emas batangan, dan 11 dokumen yang berisi informasi aset virtual.
Di antara mereka yang ditangkap adalah seorang warga negara Siprus berusia 40 tahun, yang ditangkap di Ewart Park, Bukit Timah, tempat tinggalnya. Ketika polisi tiba di kediamannya dan memerintahkannya untuk membuka pintu, pria tersebut dilaporkan melompat dari balkon lantai dua dan tidak mematuhinya.
Dalam rilis media pada hari Rabu, SPF mengatakan, "Orang-orang ini diyakini memiliki koneksi di antara mereka sendiri. Semua orang yang terlibat bukanlah warga negara Singapura atau penduduk tetap," mengutip Yahoo News Singapore, Jumat (18/8/2023).
Penyitaan lebih lanjut termasuk berbagai ornamen dan botol minuman keras dan anggur. Polisi juga membekukan empat rekening bank terkait yang berisi lebih dari USD6,7 juta.
Direktur CAD David Chew menyatakan bahwa polisi akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dan unit intelijen keuangan untuk mengidentifikasi, menghalangi dan menggagalkan upaya elemen-elemen kriminal untuk mencari perlindungan di dalam perbatasan Singapura.
"Kami tidak menoleransi penggunaan Singapura sebagai tempat berlindung yang aman bagi para penjahat atau keluarga mereka, atau penyalahgunaan fasilitas perbankan kami," katanya.
Lihat Juga :