Panen Pedet, Mentan SYL Pamer Sikomandan Sudah Lahirkan 1,3 Juta Sapi-Kerbau
Kamis, 30 Juli 2020 - 14:21 WIB
loading...
Ilustrasi Petugas memeriksa kesehatan sapi kurban. Foto/Dok SINDOphoto/Ali Masduki
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL mendorong produksi sapi dan kerbau dalam negeri memiliki kualitas yang sangat baik, sehingga menjadi sumber penyediaan pangan hewani bagi masyarakat Indonesia.
Menurut Syahrul, saat ini adalah momentum yang tepat untuk menggerakkan seluruh potensi yang ada, untuk pembangunan peternakan nasional menjadi lebih efektif dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. (Baca juga: Negeri Samba Jadi Negara Tujuan Ekspor Baru Kelapa Parut Sulut )
"Panen pedet ini memberikan sebuah keyakinan pada kita bahwa kepala daerah di bawah pimpinan Gubernur Sulawesi Selatan telah mendorong peternakan yang bagus dan berakselerasi cukup baik," ujar Syahrul saat saat menghadiri Panen Pedet di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (30/7/2020).
Sambung dia, sejak dulu Sapi di Kabupaten Sinjai dikenal memiliki kualitas yang baik dan tidak kalah dengan sapi dari luar negeri. Karena itu, Syahrul meminta kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) untuk membantu pengindustriannya.
Perlu diketahui, selama tiga setengah tahun yang lalu (2017-2020), pemerintah berhasil melakukan perkawinan buatan pada ternak sapi dan kerbau sebanyak 13.868.641 akseptor dan telah menghasilkan anak dari hasil perkawinan IB sebanyak 6.133.896 ekor. (Baca juga: Miris! Anak Curi Sapi Milik Orangtuanya Sendiri )
Menurut Syahrul, saat ini adalah momentum yang tepat untuk menggerakkan seluruh potensi yang ada, untuk pembangunan peternakan nasional menjadi lebih efektif dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. (Baca juga: Negeri Samba Jadi Negara Tujuan Ekspor Baru Kelapa Parut Sulut )
"Panen pedet ini memberikan sebuah keyakinan pada kita bahwa kepala daerah di bawah pimpinan Gubernur Sulawesi Selatan telah mendorong peternakan yang bagus dan berakselerasi cukup baik," ujar Syahrul saat saat menghadiri Panen Pedet di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (30/7/2020).
Sambung dia, sejak dulu Sapi di Kabupaten Sinjai dikenal memiliki kualitas yang baik dan tidak kalah dengan sapi dari luar negeri. Karena itu, Syahrul meminta kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) untuk membantu pengindustriannya.
Perlu diketahui, selama tiga setengah tahun yang lalu (2017-2020), pemerintah berhasil melakukan perkawinan buatan pada ternak sapi dan kerbau sebanyak 13.868.641 akseptor dan telah menghasilkan anak dari hasil perkawinan IB sebanyak 6.133.896 ekor. (Baca juga: Miris! Anak Curi Sapi Milik Orangtuanya Sendiri )
Lihat Juga :