China Krisis Air Bersih, Berencana Impor dari Kyrgyzstan

Selasa, 22 Agustus 2023 - 16:17 WIB
loading...
A A A
Perubahan iklim dan polusi industri juga membebani pasokan air China. Menurut data pemerintah Cina, total penggunaan air nasional melonjak sebesar 9% antara periode tahun 2000 dan 2015, dan emisi air limbah tumbuh lebih dari 50%.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing telah meluncurkan sejumlah proyek yang bertujuan untuk meningkatkan distribusi air di seluruh wilayah. Selain itu China juga memperkenalkan langkah-langkah penghematan air termasuk proyek "kota spons" yang dirancang untuk mengumpulkan dan mendaur ulang air hujan.

Sementara itu Kyrgyzstan menawarkan lebih dari 9.900 gletser dan salju abadi yang membentang sekitar 6.680 kilometer persegi, menurut data yang berdasarkan pada citra satelit dari Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Gletser membentuk sekitar 3,3% dari total luas wilayah negara itu dan diperkirakan mengandung sekitar 600 miliar meter kubik air. Namun menurut laporan media lokal, Kyrgyzstan juga sering menghadapi kekurangan air karena distribusi air yang tidak memadai dan kurangnya infrastruktur, seperti sumur air teknis dan waduk air minum.

Baru bulan lalu, beberapa lingkungan di ibukota Bishkek menjadi sasaran penjatahan air. Pihak berwenang mengklaim masalah itu disebabkan oleh mata air yang sangat dingin. Karena suhu dingin, gletser tidak mencair tepat waktu, dan tingkat air di sumur air Orto-Alysh yang memasok kota turun ke tingkat yang sangat rendah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved