Puluhan Ribu Calon Pekerja Migran Dikirim Lagi ke Luar Negeri, BP2MI Jadi 'Pengawal'

Kamis, 30 Juli 2020 - 19:18 WIB
loading...
Puluhan Ribu Calon Pekerja...
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menerangkan, CPMI inilah yang akan diprioritaskan untuk diberangkatkan ke negara-negara tujuan penempatan yang telah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Foto/Ilustra
A A A
JAKARTA - Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI), sebanyak 88.973 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) tertunda proses penempatannya karena kebijakan penghentian sementara. Baik CPMI yang telah registrasi di Dinas Kabupaten/Kota hingga yang telah terbit visa kerja.

(Baca Juga: Pengiriman TKI ke Luar Negeri Kembali Dibuka, Menaker: Semua Pemda Siap )

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menerangkan, CPMI inilah yang akan diprioritaskan untuk diberangkatkan ke negara-negara tujuan penempatan yang telah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

"BP2MI akan melakukan pemantauan, evaluasi dan pengendalian pelaksanaan pelayanan penempatan PMI dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait dan Pemerintah Daerah (Pemda). Kami akan memastikan seluruh ketetapan dan aturan protokol kesehatan ditegakkan dalam setiap proses, baik dari proses pendaftaran, seleksi, penyerahan dokumen, hingga OPP," ujar Benny dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

(Baca Juga: Mau Dikirim Kembali ke Luar Negeri, Calon Pekerja Migran Harus Punya Kriteria Ini )

Dia mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Perwakilan RI atau Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia pada saat PMI tiba di negara-negara tujuan penempatan. Selain itu BP2MI juga akan meminta Asosiasi P3MI sebagai mitra BP2MI untuk ikut bertanggung jawab kepada anggotanya untuk memastikan kepatuhan terhadap Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini.

"Terakhir, BP2MI melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI akan melakukan koordinasi dengan seluruh penyelenggara layanan penempatan Pekerja Migran Indonesia dan Gugus Tugas di wilayah kerja masing-masing untuk memastikan infrastruktur layanan penempatan PMI telah sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," tutur Benny.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
BRI Perkuat Jaringan...
BRI Perkuat Jaringan di Asia Timur dengan Pembukaan Cabang di Taipei
TKI Makin Sering Nabung...
TKI Makin Sering Nabung di BNI, Nilainya Capai Rp2,14 Triliun
BNI, Kementerian PKP,...
BNI, Kementerian PKP, KP2MI, dan BP Tapera Hadirkan KPR Terjangkau bagi PMI
Moratorium PMI ke Arab...
Moratorium PMI ke Arab Saudi Dibuka, Apjati: Peluang Tingkatkan Kapasitas
Remitansi BNI Permudah...
Remitansi BNI Permudah Layanan Keuangan Pekerja Migran di Luar Negeri
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Rekomendasi
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Infografis
Putin Akan ke Luar Negeri,...
Putin Akan ke Luar Negeri, Pertama Kali sejak Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved