Moratorium PMI ke Arab Saudi Dibuka, Apjati: Peluang Tingkatkan Kapasitas

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:42 WIB
loading...
Moratorium PMI ke Arab...
Apjati menyambut baik rencana Menteri P2MI Abdul Kadir Karding untuk membuka kembali penempatan PMI di Arab Saudi. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia ( Apjati ) menyambut baik rencana Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding untuk membuka kembali penempatan pekerja migran Indonesia ( PMI ) di Arab Saudi.

Akibat moratorium sejak tahun 2015 tersebut, banyak PMI berangkat secara ilegal. Kebijakan baru pemerintah ini diharapkan dapat mengurangi pekerja ilegal dan meningkatkan perlindungan bagi para pekerja migran.

Baca Juga: APJATI Minta DPR Tinjau Ulang Kenaikan Jaminan Deposito P3MI

Pembukaan moratorium disebutkan disertai dengan syarat ketat bagi Arab Saudi, antara lain gaji minimum 1.500 Riyal (sekitar Rp7,5 juta), jaminan asuransi kerja, serta sistem perekrutan melalui perusahaan penyalur resmi.

Ketua Umum Apjati Said Saleh menilai langkah ini sebagai strategi pemulihan yang akan berdampak positif bagi tenaga kerja Indonesia dengan membuka lebih banyak peluang kerja dan meningkatkan keterampilan mereka. Selain membuka lapangan kerja, kebijakan pembukaan moratorium ini diyakini dapat meningkatkan keterampilan dan pengalaman PMI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Ekspor Minyak Saudi...
Ekspor Minyak Saudi ke China Jeblok, Diramal Hanya 333.000 Barel per Hari
Aramco Raup Cuan Rp561...
Aramco Raup Cuan Rp561 Triliun! Terungkap Cara Cerdik Saudi Amankan Minyak Tanpa Selat Hormuz
Hancurkan Dominasi Arab...
Hancurkan Dominasi Arab Saudi! Ini Alasan Tersembunyi UEA Keluar dari OPEC
Blokade Selat Hormuz,...
Blokade Selat Hormuz, Pendapatan Minyak Arab Saudi Anjlok Rp1,6 Triliun per Hari
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved