Atasi Blacklog, Ikaderi Berharap Pemerintah Susun Database Perumahan

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 16:50 WIB
loading...
Atasi Blacklog, Ikaderi...
Ikaderi berharap pemerintah meminta menyusun database kebutuhan perumahan secara detail hingga kelurahan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejak 2008 Pemerintah menetapkan 25 Agustus sebagai Hari Perumahan Nasional (Hapernas). Peringatan
ini sangat penting karena diperlukan pemahaman, perhatian, dan langkah-langkah konstruktif untuk mengatasi tantangan perumahan di Tanah Air.

Dalam perayaan Hapernas 2023, Ditjen Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) menyatakan kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah (backlog) mencapai 12,7 juta. Angka ini tiap tahun akan bertambah karena selalu ada kenaikan sebesar 700.000.

Sekretaris Umum Ikatan Dewan Pengembang Rumah Berdikari (Ikaderi) Yusuf Supriadi mengomentari terkait angka backlog ini. Menurutnya, problem ini adalah tugas bersama para stakeholder di industri perumahan. Baca juga: Backlog Masih 12,7 Juta, Kementerian PUPR Ungkap Penyebabnya

”Sayangnya hingga kini belum ada database dari backlog secara detail dan rinci tiap provinsi, kabupaten, kota sampai ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan terkait penyebarannya ada di mana saja kebutuhan rumah,” katanya dalam siaran pers, Sabtu (26/8/2023).

Menurut Yusuf, dengan adanya detail data backlog akan memudahkan pemetaan dan mengatur pemintaan serta penawaran. Jangan sampai data yang tidak valid membuat program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak tepat sasaran.

Yusuf mengatakan, dari dahulu backlog selalu di sampaikan di angka 12-15 juta. “Kami selaku pengembang berharap dan sangat ingin tahu secara detail dan rinci. Sehingga ketika kita membangun tidak salah langkah karena ternyata kebutuhannya terbatas, bahkan bisa saja tak ada,” jelasnya.

Selain itu, jika kebutuhannya ada maka pasar yang dituju siapa. Apakah untuk rumah subsidi atau untuk rumah komersial dengan harga berapa. ”Misalkan di Cikarang kebutuhan rumah harga Rp200 jutaan sangat besar karena adanya captive market sebagai kawasan industri,” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
Fasilitas Padel Eksklusif...
Fasilitas Padel Eksklusif Xforia Sentul Perkuat Daya Tarik Kawasan Terpadu
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved