CIMB Niaga Cetak Laba Bersih Rp1,7 Triliun di Semester I/2020
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp203,7 triliun dengan rasio CASA sebesar 61,0%. Adapun Giro dan Tabungan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 17,8% (YoY) dan 15,5% (Y0Y), sejalan dengan komitmen bank untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience.
Sedangkan penyaluran kredit menurutnya mencapai sebesar Rp186,1 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis consumer banking. "Kredit pemilikan rumah (KPR) kami tumbuh 9,2% (YoY), sementara kredit pemilikan mobil (KPM) meningkat sebesar 4,7% (YoY)," sambung Tigor.
(Baca Juga: Tak Mau Ketinggalan, CIMB Niaga 'Permak' Layanan Internet Bankingnya)
Di segmen perbankan syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga atau CIMB Niaga Syariah berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp33,9 triliun atau tumbuh 21,4% (YoY) dan DPK sebesar Rp32,2 triliun atau naik 18,6% (YoY) per 30 Juni 2020.
"Kami fokus pada percepatan strategi Forward 23 khususnya customer journey, digitalisasi, meningkatkan produktivitas, dan mencari peluang-peluang baru di tengah pandemi Covid-19. Kami juga senantiasa mendukung seluruh upaya pemerintah untuk membangkitkan perekonomian nasional," tandasnya.
Sedangkan penyaluran kredit menurutnya mencapai sebesar Rp186,1 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis consumer banking. "Kredit pemilikan rumah (KPR) kami tumbuh 9,2% (YoY), sementara kredit pemilikan mobil (KPM) meningkat sebesar 4,7% (YoY)," sambung Tigor.
(Baca Juga: Tak Mau Ketinggalan, CIMB Niaga 'Permak' Layanan Internet Bankingnya)
Di segmen perbankan syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga atau CIMB Niaga Syariah berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp33,9 triliun atau tumbuh 21,4% (YoY) dan DPK sebesar Rp32,2 triliun atau naik 18,6% (YoY) per 30 Juni 2020.
"Kami fokus pada percepatan strategi Forward 23 khususnya customer journey, digitalisasi, meningkatkan produktivitas, dan mencari peluang-peluang baru di tengah pandemi Covid-19. Kami juga senantiasa mendukung seluruh upaya pemerintah untuk membangkitkan perekonomian nasional," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :