Sapi di Kota Semarang Wajib Bunting

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:18 WIB
Sapi di Kota Semarang...
Sapi di Kota Semarang Wajib Bunting
A A A
SEMARANG - Untuk meningkatkan ketersediaan daging sapi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Dinas Pertanian mencanangkan program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) di beberapa peternakan sapi di Kota Semarang.

Program SIWAB ini secara perdana dilaunching di Perkumpulan Kelompok Tani Pangudi Mulyo, Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (21/3/2017).

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Wahyu Permata Rusdiana mengatakan, pihaknya menargetkan tahun 2017, sebanyak 1.500 ekor sapi wajib bunting melalui program SIWAB. "Saat ini baru sekitar 188 ekor sapi betina yang sudah dipastikan bunting dan akan terus kami tambah," katanya.

Dia menyebutkan, melalui program ini, sapi-sapi betina indukan atau yang sudah siap kawin wajib bunting melalui inseminasi buatan. Untuk mendorong program tersebut, pemerintah membantu 1.500 akseptor beserta tenaga ahli inseminator atau kawin suntik.

Selain bantuan 1.500 akseptor, pemerintah pusat juga memberikan bantuan asuransi pada peternak lewat program AUTS (Asuransi Usaha Ternak Sapi) sebesar Rp200.000 per ekor per tahun.

"Pemerintah mensubsidi sebesar 80% atau setara Rp160.000 per ekor per tahun. Sehingga peternak hanya membayar Rp40.000 per ekor per tahun," katanya.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya mendorong supaya sapi bunting dan beranak saja, juga melakukan inseminasi, penanggulangan gangguan reproduksi sapi serta penyelematan sapi betina produktif di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengatakan, selama ini konsumsi daging sapi di Kota Semarang cukup tinggi, sedangkan penyediaan daging sapi lokal masih belum sebanding dengan kebutuhan. Akibatnya, kebutuhan daging sapi di Kota Semarang masih mengandalkan dari peternak-peternak dari luar Kota Semarang.

"Kami mencoba mendorong peternak sapi untuk mengembangbiakkan ternak lewat upaya khusus sapi indukan wajib bunting," katanya. Ia mengarapkan, program tersebut dapat meningkatkan produktivitas daging sapi di Kota Semarang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Catat! Mulai 28 Februari,...
Catat! Mulai 28 Februari, Pedagang Daging Bakal Mogok Jualan
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Berita Terkini
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
9 menit yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
39 menit yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
1 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
1 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
2 jam yang lalu
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved