KCIC Pastikan PM China dan Luhut Hanya Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bukan Meresmikan
Senin, 04 September 2023 - 15:24 WIB
loading...
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara terkait mencuatnya wacana peresmian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada 8 September 2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara terkait mencuatnya wacana peresmian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada 8 September 2023. Dimana Perdana Menteri (PM) China Li Qiang akan ikut dalam agenda tersebut.
Dirut Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, betul adanya rencana dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang menjajal KCJB.
Dia juga mengatakan, bahwa kunjungan tersebut hanya ingin menjajal KCJB bukan meresmikan KCJB. Kunjungan tersebut dijadwalkan dari Stasiun Halim. Baca Juga: Jokowi Bakal Resmikan Kereta Cepat Bareng PM China Bulan Depan
"Iya (Jajal). Dia (PM China) rencana bisa tanggal 7 tanggal 6, kan Perdana Menteri Tiongkok kebetulan berada di ASEAN Meeting ya, beliau diundang dan di sela-sela kegiatan mau coba kereta cepat dari Halim dan Karawang bareng pak Luhut. Itu yang kami siapkan," katanya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Setelah Beroperasi 1 Oktober, Jumlah Perjalanan Kereta Cepat Akan Capai 68 Kali
Dirut Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, betul adanya rencana dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang menjajal KCJB.
Dia juga mengatakan, bahwa kunjungan tersebut hanya ingin menjajal KCJB bukan meresmikan KCJB. Kunjungan tersebut dijadwalkan dari Stasiun Halim. Baca Juga: Jokowi Bakal Resmikan Kereta Cepat Bareng PM China Bulan Depan
"Iya (Jajal). Dia (PM China) rencana bisa tanggal 7 tanggal 6, kan Perdana Menteri Tiongkok kebetulan berada di ASEAN Meeting ya, beliau diundang dan di sela-sela kegiatan mau coba kereta cepat dari Halim dan Karawang bareng pak Luhut. Itu yang kami siapkan," katanya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Setelah Beroperasi 1 Oktober, Jumlah Perjalanan Kereta Cepat Akan Capai 68 Kali
Lihat Juga :