4 Miliarder Rusia Kena Sanksi AS Usai Diduga Raup Untung dari Perang Ukraina
Selasa, 05 September 2023 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi Fridman -yang mendirikan Alfa Bank, bank non-negara terbesar di Rusia, dengan Khan dan Kuzmichev- menurut perkiraan terbaru Forbes punya kekayaan bernilai USD12,6 miliar. Sedangkan Khan bernilai USD8,2 miliar, dan selanjutnya Kuzmivhev dan Aven masing-masing bernilai USD6,4 miliar dan USD4,2 miliar.
Seperti diketahui beberapa pengusaha dan oligarki Rusia telah dikenai sanksi oleh AS dan negara-negara lain atas hubungan mereka dengan Putin dan pemerintah Rusia pada tahun lalu. Fridman, Aven, Khan dan Kuzmichev sebelumnya dikenai sanksi oleh Australia, Kanada, Uni Eropa, Selandia Baru dan Inggris, menurut Departemen Keuangan.
Selain itu miliarder Rusia Roman Abramovich -yang memiliki klub sepak bola Liga Premier Inggris Chelsea- sebelumnya dikenai sanksi oleh pemerintah Inggris pada bulan Maret, bersama CEO Rosneft Igor Sechin, Oleg Deripaska dari EN + Group, Chairman VTB Bank Andrey Kostin dan CEO Gazprom Alexei Miller, termasuk di antara .
Seorang ahli sanksi di Asosiasi Spesialis Anti-Pencucian Uang Bersertifikat, George Voloshin mengatakan, kepada Wall Street Journal bahwa sanksi "tidak benar-benar efektif dari sudut pandang kebijakan,". Sedangkan beberapa ahli mencatat sanksi hanya akan memprovokasi pengusaha untuk lebih mendukung upaya Rusia.
Seperti diketahui beberapa pengusaha dan oligarki Rusia telah dikenai sanksi oleh AS dan negara-negara lain atas hubungan mereka dengan Putin dan pemerintah Rusia pada tahun lalu. Fridman, Aven, Khan dan Kuzmichev sebelumnya dikenai sanksi oleh Australia, Kanada, Uni Eropa, Selandia Baru dan Inggris, menurut Departemen Keuangan.
Selain itu miliarder Rusia Roman Abramovich -yang memiliki klub sepak bola Liga Premier Inggris Chelsea- sebelumnya dikenai sanksi oleh pemerintah Inggris pada bulan Maret, bersama CEO Rosneft Igor Sechin, Oleg Deripaska dari EN + Group, Chairman VTB Bank Andrey Kostin dan CEO Gazprom Alexei Miller, termasuk di antara .
Seorang ahli sanksi di Asosiasi Spesialis Anti-Pencucian Uang Bersertifikat, George Voloshin mengatakan, kepada Wall Street Journal bahwa sanksi "tidak benar-benar efektif dari sudut pandang kebijakan,". Sedangkan beberapa ahli mencatat sanksi hanya akan memprovokasi pengusaha untuk lebih mendukung upaya Rusia.
(akr)
Lihat Juga :