PLN Paparkan Green Enabling Supergrid hingga PLTS Terapung Cirata di Pembukaan AIPF
Selasa, 05 September 2023 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Pembahasan forum ini akan difokuskan pada tiga bidang penting, yaitu infrastruktur hijau dan rantai pasokan yang andal, transformasi digital dan ekonomi kreatif, serta pembiayaan inovatif dan berkelanjutan. "Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia melalui BUMN secara aktif menjalin kerja sama dengan mitra global. Termasuk membentuk aliansi strategis untuk membangun rantai pasok baterai kendaraan listrik, memperluas interkonektivitas lintas negara, serta berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur regional," papar Erick.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengemukakan fokus utama PLN dalam forum AIPF, yakni mendorong kerja sama antara negara maupun sektor swasta untuk mewujudkan misi ASEAN dalam interkoneksi sistem kelistrikan. PLN, kata Darmaan, tengah membangun green enabling supergrid yang dilengkapi dengan smartgrid dan flexible generations.
"Karena adanya ketidaksesuaian antara lokasi energi terbarukan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan, serta jauh dari pusat demand yang berada di Jawa, maka kita rancang skenario Green Enabling Supergrid. Sehingga, potensi EBT yang tadinya tidak bisa kita manfaatkan, ke depan menjadi termanfaatkan. Selain itu, tentunya akan mampu membangkitkan kawasan dengan memunculkan episentrum ekonomi baru," jelas Darmawan.
Baca Juga: Buka ASEAN Indo Pasifik Forum, Jokowi Tekankan Pentingnya 3 Agenda Utama
Sementara untuk ASEAN Power Grid, lanjut dia, PLN telah sepakat dengan dua perusahaan listrik asal Malaysia, Sabah Electricity Sdn Bhd untuk mengembangkan interkoneksi Kalimantan-Sabah dan Tenaga Nasional Berhad untuk mengembangkan interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia. Kesepakatan itu ditegaskan melalui penandatanganan MoU pada acara ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 dan ASEAN Energy Business Forum (AEBF) di Bali, 25 Agustus lalu.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengemukakan fokus utama PLN dalam forum AIPF, yakni mendorong kerja sama antara negara maupun sektor swasta untuk mewujudkan misi ASEAN dalam interkoneksi sistem kelistrikan. PLN, kata Darmaan, tengah membangun green enabling supergrid yang dilengkapi dengan smartgrid dan flexible generations.
"Karena adanya ketidaksesuaian antara lokasi energi terbarukan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan, serta jauh dari pusat demand yang berada di Jawa, maka kita rancang skenario Green Enabling Supergrid. Sehingga, potensi EBT yang tadinya tidak bisa kita manfaatkan, ke depan menjadi termanfaatkan. Selain itu, tentunya akan mampu membangkitkan kawasan dengan memunculkan episentrum ekonomi baru," jelas Darmawan.
Baca Juga: Buka ASEAN Indo Pasifik Forum, Jokowi Tekankan Pentingnya 3 Agenda Utama
Sementara untuk ASEAN Power Grid, lanjut dia, PLN telah sepakat dengan dua perusahaan listrik asal Malaysia, Sabah Electricity Sdn Bhd untuk mengembangkan interkoneksi Kalimantan-Sabah dan Tenaga Nasional Berhad untuk mengembangkan interkoneksi Sumatera-Semenanjung Malaysia. Kesepakatan itu ditegaskan melalui penandatanganan MoU pada acara ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) ke-41 dan ASEAN Energy Business Forum (AEBF) di Bali, 25 Agustus lalu.
Lihat Juga :