AS Resesi, Indonesia Berharap Kuartal III Tumbuh

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 06:45 WIB
loading...
A A A
"Artinya capital outflow dari pasar modal kemungkinan besar terjadi. Dalam sepekan terakhir nett sell atau penjualan bersih saham di Indonesia naik Rp1,86 triliun. Aksi jual terus berlanjut," katanya.

Sebelumnya Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan ekonomi Indonesia pada kuartal III memiliki kesempatan untuk tumbuh positif. Hal ini, menurut dia, bisa terjadi asalkan rasa aman di masyarakat kembali tumbuh.

"Satgas ekonomi diberi pesan khusus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bisa menjaga pertumbuhan ekonomi, terutama karena pada kuartal III sampai akhir bulan September ini penting sekali dijaga agar pertumbuhannya sebisa mungkin jangan sampai negatif," ungkap Budi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Apa yang disampaikan Budi tidak lepas dari kekhawatiran pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 yang diramalkan bakal terkontraksi -3 hingga -5%. Kinerja ekonomi periode April–Juni itu diperkirakan lebih buruk bila dibandingkan dengan kuartal I/2020 yang tumbuh 2,97% (year on year). (Lihat Videonya: Terlibat Prostitusi Online, Artis VS Diringkus Polisi)

Menurut Budi Gunadi, faktor rasa aman di masyarakat merupakan kunci agar pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tidak negatif. Dengan adanya rasa aman, masyarakat bisa berani keluar, melakukan kontak fisik, dan aktivitas ekonomi berputar kembali.

“Kontak fisik yang digantikan dengan kontak virtual belum bisa menyamai level aktivitas ekonomi layaknya kontak fisik yang biasanya," tambah Budi. (Rina Anggraeni/Michelle Natalia/Yanto Kusdiantono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved