Komisi VII DPR RI dan Kepala BPH Migas Tinjau Proyek Pembangunan Pelabuhan Kijing

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 14:59 WIB
loading...
Komisi VII DPR RI dan...
Anggota Komisi VII DPR RI dan Kepala BPH Migas kunjungan kerja ke Kalimantan Barat untuk meninjau proyek pembangunan Pelabuhan Kijing di Mempawah, Kalbar, Kamis (30/7/2020).
A A A
MEMPAWAH - Anggota Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman dan Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat untuk meninjau proyek pembangunan Pelabuhan (Terminal) Kijing di Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (30/7/2020).

Deputy General Manager Hukum dan Pengendalian Internal PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak, Mustafa M. As’ad, pada kesempatan tersebut mengatakan, pembangunan Pelabuhan Kijing menjadi proyek strategis nasional berdasarkan Peraturan Presiden No 43/2017 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Kijing di Kalimantan Barat.

Pembangunan Terminal Kijing telah dimulai sejak 2018 yang diawali dengan ditandatanganinya perjanjian Konsesi Pembangunan dan Pengusahaan Terminal Kijing antara Kementerian Perhubungan dan PT. Pelabuhan Indonesia II (persero) pada Juli 2018.

Ruang lingkup dari perjanjian konsesi ini meliputi pemberian hak kepada PT. Pelabuhan Indonesia II (persero)/IPC untuk membangun dan pengusahaan jasa kepelabuhanan dengan jangka waktu perjanjian konsesi selama 69 tahun.

Pembangunan Terminal Kijing di atas lahan seluas 200 hektare akan menjadi pelabuhan berstandar internasional terbesar di Kalimantan. Pelabuhan ini akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mempawah, sehingga akan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.

"Sebagai salah satu pelabuhan hub, nantinya Terminal Kijing akan menjadi gerbang utama ekspor/impor barang dari dan ke Kalimantan. Selain itu, dengan dibangunnya Terminal Kijing diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau di Indonesia dalam rangka menekan biaya logistik serta sebagai salah satu dari beberapa Pelabuhan yang menjadi komponen program tol laut," jelas Mustafa.

Hingga akhir Juli 2020 progres pelaksanaan pembangunan fisik konstruksi telah mencapai sekitar 74 persen dan ditargetkan akan selesai pada pada November 2020, serta akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi yang sekaligus kemungkinan jadi proyek strategis nasional pertama yang diresmikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Subholding...
Mengenal Subholding Pertamina Sektor Hulu Beserta Deretan Anak Perusahaannya
BPH Migas Ganti Pimpinan,...
BPH Migas Ganti Pimpinan, Begini Nasib Bakrie di Proyek Cisem
Lantik Ketua dan Komite...
Lantik Ketua dan Komite BPH Migas, Menteri ESDM Pesan Hal Ini
Dampak Eksternal Pengaruhi...
Dampak Eksternal Pengaruhi Kinerja PGN 2020
PT. Bakrie & Brothers...
PT. Bakrie & Brothers Tbk Siap Bangun Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang
BPH Migas dan Pertamina...
BPH Migas dan Pertamina Resmikan 44 Lokasi BBM 1 Harga
BPH Migas Gandeng PT...
BPH Migas Gandeng PT Pindad, Perkuat Pengawasan Distribusi Migas
BPH Migas Sosialisasi...
BPH Migas Sosialisasi Tugas, Fungsi, dan Capaian Kinerja BPH Migas TA 2020
PT Rekind Serahkan Penetapan...
PT Rekind Serahkan Penetapan Pemenang kepada BPH Migas
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved