Malaysia Bakal Larang Ekspor Harta Karun yang Paling Diburu Dunia
Selasa, 12 September 2023 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
“Undang-undang tersebut dapat menimbulkan dampak negatif terhadap potensi investasi di Malaysia dari pihak China, yang telah melirik negara-negara Asia lainnya untuk mendapatkan senyawa tanah jarang yang belum diproses atau dicampur sebagai bahan baku untuk fasilitas pengolahan di China selatan,” kata Merriman.
Lynas Rare Earths Ltd dari Australia, produsen logam tanah jarang terbesar di luar China, memiliki pabrik di Malaysia untuk memproses konsentrat yang diperolehnya di Australia. Tidak jelas apakah rencana larangan ekspor Malaysia akan berdampak pada Lynas, karena tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Baca juga: Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi BTS 4G Kominfo
Malaysia telah memberlakukan pembatasan pada beberapa operasi pemrosesan Lynas, dengan alasan kekhawatiran mengenai tingkat radiasi dari proses cracking dan leaching. Lynas membantah tuduhan tersebut dan mengatakan operasionalnya sesuai dengan peraturan.
Lynas Rare Earths Ltd dari Australia, produsen logam tanah jarang terbesar di luar China, memiliki pabrik di Malaysia untuk memproses konsentrat yang diperolehnya di Australia. Tidak jelas apakah rencana larangan ekspor Malaysia akan berdampak pada Lynas, karena tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Baca juga: Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi BTS 4G Kominfo
Malaysia telah memberlakukan pembatasan pada beberapa operasi pemrosesan Lynas, dengan alasan kekhawatiran mengenai tingkat radiasi dari proses cracking dan leaching. Lynas membantah tuduhan tersebut dan mengatakan operasionalnya sesuai dengan peraturan.
(uka)
Lihat Juga :