Partisipasi Akuntan Milenial di Era Pandemi Dibayangi Resesi
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 22:46 WIB
loading...
A
A
A
Masyarakat Indonesia sejatinya kreatif dan inovatif, namun perlu diberikan ruang dan jalan yang tepat. Hal ini dapat mempercepat perkembangan kemajuan Indonesia.
Akuntan milenial harus memiliki sertifikasi keahlian dan dapat diperoleh ketika masih berstatus mahasiswa, seperti Certified Accountant (CA), Registered Securities Analyst (RSA), dan lainnya. (Baca juga: Lulusan Asal Kamboja Positif COVID-19, Layanan FT UGM Ditutup Sementara )
Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Haryajid Ramelan, menambahkan bahwa banyak negara yang dalam penanganan Covid-19 memberikan stimulus buat perekonomian negaranya dan setiap negara stimulusnya berbeda-beda. Untuk penanganan Covid-19 di Indonesia membentuk Gugus tugas penanganan yang selalu Update data tentang Covd-19.
Sektor UMKM misal, mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia kucuran dana bantuan sebagai stimulus guna bertahan dan mampu bangkit dari keterpurukan disaat pandemi ini.
“Dilihat dari sisi investasi pasar modal dengan kondisi Covid-19 akan ada potensi gagal bayar untuk jangka pendek selama Covid-19 tapi untuk jangka panjang akan menguntungkan," jelas Haryajid.
Akuntan milenial harus memiliki sertifikasi keahlian dan dapat diperoleh ketika masih berstatus mahasiswa, seperti Certified Accountant (CA), Registered Securities Analyst (RSA), dan lainnya. (Baca juga: Lulusan Asal Kamboja Positif COVID-19, Layanan FT UGM Ditutup Sementara )
Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Haryajid Ramelan, menambahkan bahwa banyak negara yang dalam penanganan Covid-19 memberikan stimulus buat perekonomian negaranya dan setiap negara stimulusnya berbeda-beda. Untuk penanganan Covid-19 di Indonesia membentuk Gugus tugas penanganan yang selalu Update data tentang Covd-19.
Sektor UMKM misal, mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia kucuran dana bantuan sebagai stimulus guna bertahan dan mampu bangkit dari keterpurukan disaat pandemi ini.
“Dilihat dari sisi investasi pasar modal dengan kondisi Covid-19 akan ada potensi gagal bayar untuk jangka pendek selama Covid-19 tapi untuk jangka panjang akan menguntungkan," jelas Haryajid.
Lihat Juga :