Ekonom: Laju Dedolarisasi Meningkat 10 Kali Lipat Sejak Konflik Ukraina

Jum'at, 15 September 2023 - 11:16 WIB
loading...
Ekonom: Laju Dedolarisasi...
Laju dedolarisasi disebut telah meningkat 10 kali lipat sejak tahun lalu dibanding 15 tahun sebelumnya. Foto/Ilustrasi/Investopedia
A A A
JAKARTA - Beralihnya negara-negara dari penggunaan dolar AS ke mata uang lokal (dedolarisasi) disinyalir telah meningkat 10 kali lipat sejak Februari 2022 dibandingkan 15 tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan CEO Eurizon SLJ Capital Limited Stephen Jen, kepada Die Welt pada Kamis (14/9).

Menurut mantan ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) dan Morgan Stanley itu, sebagian besar analis melewatkan tren ini karena mereka mengevaluasi nilai nominal kepemilikan dolar bank sentral berdasarkan data yang dikeluarkan oleh IMF.

Baca Juga: Dedolarisasi Rusia-China Nyaris Tuntas, 80% Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal

"Namun, jika kita memperhitungkan perubahan nilai dolar, maka menurut perhitungan kami, kita akan melihat bahwa porsi dolar dalam cadangan devisa telah berkurang sekitar 11% sejak tahun 2016," jelas Jen seperti dilansir Russia Today, Jumat (15/9/2023).

Dia berpendapat hal itu dipicu keputusan Washington yang membekukan cadangan dolar Rusia setelah negara itu meluncurkan operasi militer terhadap tetangganya, Ukraina, Februari tahun lalu. "Keputusan itu memicu ketakutan dan kecemasan di Beijing, dan juga di negara-negara berkembang lainnya," jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Berita Terkini
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved