Dirjen Migas Buka Suara Soal Tambahan Mitra Baru Pertamina Garap Masela

Senin, 25 September 2023 - 18:06 WIB
loading...
Dirjen Migas Buka Suara...
Dirjen Migas mengungkapkan, pihaknya masih membuka opsi bagi pihak lain yang ingin menjadi partner baru PT Pertamina (Persero) dalam menggarap proyek Lapangan Gas Abadi Masela. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Batubara ( ESDM ), Tutuka Ariadji mengungkapkan, pihaknya masih membuka opsi bagi pihak lain yang ingin menjadi partner baru PT Pertamina (Persero) dalam menggarap proyek Lapangan Gas Abadi Masela .

Baca Juga: Tegas! Menteri ESDM Minta Blok Masela Nyembur 1 Januari 2030

Adapun partner yang dicari yakni yang memang dapat membantu mengurangi risiko bisnis ketika produksi Blok Masela itu berjalan. Meski sebelumnya PT Pertamina (Persero) dan Petronas telah mengeluarkan biaya Rp9,75 triliun mengambil alih Blok Masela dari Shell.

Baca Juga: Resmi Ambil Alih Blok Masela, Pertamina-Petronas Rogoh Kocek Rp9,75 Triliun

Kebutuhan mitra baru di Blok Masela menurut Tutuka, karena baik Pertamina, Petronas maupun Inpex belum memiliki pengalaman yang cukup untuk memindahkan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) dari off-shore ke on-shore melalui fasilitas pipa panjang.

"Mengurangi resiko, kan Petronas, Pertamina, Inpex, kira-kira kalau pemain untuk offshore LNG kan belum begitu banyak pengalamannya. (Jadi partner) yang dicari yang sebenarnya bisa membantu mengurangi risiko bisnis yang semacam ini," tuturnya ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (25/9/2023).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengembangan ladang gas Masela disebut-sebut memang berisiko besar. Hal itu lantaran proyek pengembangangan yang akan menggunakan sistem kombinasi darat dan laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dukung Keberlanjutan...
Dukung Keberlanjutan Pasokan Gas Domestik, PGN Siap Serap Pasokan LNG dari Proyek Abadi LNG Blok Masela
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved