Utang ke Negara Rp1,56 Triliun, Satgas BLBI Sita Aset Obligor Nakal di Jaksel Rp111,2 M
Senin, 25 September 2023 - 19:41 WIB
loading...
Satgas BLBI menyita aset properti eks BPPN/eks BLBI di wilayah Jakarta Selatan. Total perkiraan nilai aset obligor nakal tersebut mencapai Rp111,2 miliar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau Satgas BLBI menyita aset properti eks BPPN/eks BLBI di wilayah Jakarta Selatan. Total perkiraan nilai aset obligor nakal tersebut mencapai Rp111,2 miliar.
"Pertama, properti eks BPPN/eks BLBI di Jalan Sultan Iskandar Muda (d/h Jalan Arteri Pondok Pinang, Pejompongan) Kel. Kebayoran Lama Selatan, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta berupa tanah sesuai SHGB No. 298/Kebayoran Lama atas nama PT Bank Umum Nasional seluas 283 m2 yang berasal dari eks Kreditur Bank Umum Nasional dengan perkiraan nilai Rp8,26 miliar," ujar Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban di Jakarta, Senin (25/9/2023).
![Utang ke Negara Rp1,56 Triliun, Satgas BLBI Sita Aset Obligor Nakal di Jaksel Rp111,2 M]()
Kedua, properti eks BPPN/eks BLBI di Jalan Cilandak KKO No. 52, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta berupa tanah sesuai SHM No. 358, 1406, 1407, dan 1411 a.n. Loka Prawira dengan luas keseluruhan 2.702 m2 yang berasal dari eks Debitur Loka Prawira, eks Kreditur Unibank (BBKU) dengan perkiraan nilai Rp48,7 miliar.
Baca Juga: Satgas Terus Buru Aset-aset Pengemplang BLBI di Jabar dan Jatim
"Pertama, properti eks BPPN/eks BLBI di Jalan Sultan Iskandar Muda (d/h Jalan Arteri Pondok Pinang, Pejompongan) Kel. Kebayoran Lama Selatan, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta berupa tanah sesuai SHGB No. 298/Kebayoran Lama atas nama PT Bank Umum Nasional seluas 283 m2 yang berasal dari eks Kreditur Bank Umum Nasional dengan perkiraan nilai Rp8,26 miliar," ujar Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban di Jakarta, Senin (25/9/2023).

Kedua, properti eks BPPN/eks BLBI di Jalan Cilandak KKO No. 52, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta berupa tanah sesuai SHM No. 358, 1406, 1407, dan 1411 a.n. Loka Prawira dengan luas keseluruhan 2.702 m2 yang berasal dari eks Debitur Loka Prawira, eks Kreditur Unibank (BBKU) dengan perkiraan nilai Rp48,7 miliar.
Baca Juga: Satgas Terus Buru Aset-aset Pengemplang BLBI di Jabar dan Jatim
Lihat Juga :