Digeruduk Pekerja Asing, Populasi Singapura Cetak Rekor Sejarah Naik Jadi 5,92 Juta Jiwa
Sabtu, 30 September 2023 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
2. Bukan penduduk: Sisanya, sebanyak 1,77 juta jiwa, yang meliputi tenaga kerja asing, tanggungan mereka, dan pelajar internasional, termasuk dalam kategori bukan penduduk.
3. Warga Negara Singapura: Merupakan bagian terbesar dari total populasi, 3,61 juta atau 61% merupakan warga negara Singapura, mencatat kenaikan 1,6% dari tahun sebelumnya.
4. Penduduk Permanen (Permanent Residents/PR): Demografi PR telah meningkat sebesar 3,7%, dengan total 538.600 per Juni 2023.
Sementara, populasi non-residen mengalami lonjakan yang lebih besar sebesar 13,1% menjadi 1,77 juta. Segmen ini mengalami pertumbuhan di semua kategori izin kerja. Yang paling menonjol, sektor-sektor seperti konstruksi, galangan kapal laut, dan industri pengolahan melaporkan arus masuk maksimum. Perusahaan-perusahaan di berbagai industri juga merekrut lebih banyak pekerja asing untuk menggantikan posisi-posisi yang kosong selama puncak pandemi.
Mempertimbangkan penurunan populasi yang signifikan pada tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi, tingkat pertumbuhan rata-rata selama setengah dekade terakhir mencerminkan tingkat pertumbuhan lima tahun sebelumnya. Secara rinci, pada 2021, populasi menyusut menjadi 5,45 juta karena penutupan perbatasan internasional. Pemulihan ringan pada tahun 2022 mendorong angka ini menjadi 5,64 juta. Adapun jumlah tahun 2023 saat ini mencapai rekor 5,92 juta jiwa.
3. Warga Negara Singapura: Merupakan bagian terbesar dari total populasi, 3,61 juta atau 61% merupakan warga negara Singapura, mencatat kenaikan 1,6% dari tahun sebelumnya.
4. Penduduk Permanen (Permanent Residents/PR): Demografi PR telah meningkat sebesar 3,7%, dengan total 538.600 per Juni 2023.
Sementara, populasi non-residen mengalami lonjakan yang lebih besar sebesar 13,1% menjadi 1,77 juta. Segmen ini mengalami pertumbuhan di semua kategori izin kerja. Yang paling menonjol, sektor-sektor seperti konstruksi, galangan kapal laut, dan industri pengolahan melaporkan arus masuk maksimum. Perusahaan-perusahaan di berbagai industri juga merekrut lebih banyak pekerja asing untuk menggantikan posisi-posisi yang kosong selama puncak pandemi.
Mempertimbangkan penurunan populasi yang signifikan pada tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi, tingkat pertumbuhan rata-rata selama setengah dekade terakhir mencerminkan tingkat pertumbuhan lima tahun sebelumnya. Secara rinci, pada 2021, populasi menyusut menjadi 5,45 juta karena penutupan perbatasan internasional. Pemulihan ringan pada tahun 2022 mendorong angka ini menjadi 5,64 juta. Adapun jumlah tahun 2023 saat ini mencapai rekor 5,92 juta jiwa.
Lihat Juga :