Irjen Kementan Dorong Kolaborasi Jaga Ketahanan Pangan

Sabtu, 30 September 2023 - 21:46 WIB
loading...
Irjen Kementan Dorong...
Irjen Kementan, Jan Samuel Maringka dalam Rakorwas Bidang Ketahanan Pangan di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (27/9/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
PANGKALPINANG - Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Bidang Ketahanan Pangan di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (27/9/2023).

Rakorwas ini untuk mendorong sinergi menjaga pangan di tengah krisis pangan yang melanda dunia. Rakorwas mengusung tema Sinergi APIP dan APH Mewujudkan Ketahanan Pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dihadiri Irjen Kementan Jan Samuel Maringka.

Dia mengatakan, Itjen Kementan telah melakukan refocusing kebijakan pengawasan melalui program 'Jaga Pangan Jaga Masa Depan'. Program tersebut berfokus pada program strategis, prioritas, dan super prioritas, membangun sinergi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Irjen Kementan Ingatkan 20% Dana Desa untuk Pertanian

Hal itu guna mewujudkan ketahanan pangan, mewujudkan pembangunan pertanian tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran, serta membangun sistem pelaporan yang terintegrasi agar akses informasi pembangunan pertanian didapat secara cepat, tepat, dan akurat serta membangun kemitraan strategis dengan stakeholder bidang pertanian.

"Penguatan sinergitas dan kolaborasi pengawasan dalam rangka mendorong dan mempercepat program strategis, program prioritas dan program super prioritas Kementerian Pertanian melalui sinergi pengawasan terhadap komitmen pemerintah pusat dan daerah adalah kunci dalam mendukung program ketahanan pangan di tengah krisis pangan yang sedang melanda dunia," kata Jan Maringka.

Dia menambahkan, tantangan utama pertanian yang dihadapi saat ini adalah adanya perubahan iklim el nino, ancaman alih fungsi lahan pertanian serta kurangnya minat generasi muda di bidang pertanian.

"Dalam menghadapi ancaman el nino, Menteri Pertanian telah mencanangkan gerakan nasional penanganan dampak el nino pada 10 provinsi di 100 kabupaten seluas 500.000 hektare," ujarnya.

Menurutnya, komitmen para kepala daerah sangat penting untuk sama-sama mengawasi penerbitan Perda Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) sebagai upaya bersama dalam memberi perlindungan serta keberpihakan pengelolaan dana desa berbasis pertanian.

"Perlunya kolaborasi stakeholder pertanian seperti Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) untuk mampu bersama-sama menjaga dan memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan efektif dan merata," tuturnya. Sementara itu Penjabat Gubernur Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu mengatakan, rapat koordinasi ini adalah salah satu strategi untuk upaya ketahanan pangan khususnya di Babel.

Baca Juga: Irjen Kementan Gelar Dialog Jaga Pangan dengan Masyarakat di Labuan Bajo

Dia berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat diharapkan masyarakat dapat bekerja dengan baik di bidang pertanian. "Dalam kenyataannya di Bangka Selatan ada 3.000 hektare lahan sawah, tapi tidak semua dikerjakan karena petaninya yang kurang. Jadi sekarang kalau ingin menggeser dari tambang ke pertanian masyarakat juga ayo sama-sama kita bertani," ujar Suganda.

Pada Rakorwas Ketahanan Pangan tersebut hadir sebagai narasumber Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Suganda Pandapotan Pasaribu, Wadir Reskrimsus Polda AKBP Slamet Adi Purnomo, Inspektur V Kemendesa Hasrul Edyar. Berikutnya Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Babel Faeshol Cahyo Nugroho, Koordinator Bidang Pidsus Kejaksaan Tinggi Babel Frendra, AH SH, MH serta Ketua Apdesi Babel Munzilin.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
NHM Dorong Pembelajaran...
NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved