UKMK Sawit Diminta Bisa Tekan Kemiskinan Ekstrem
Rabu, 04 Oktober 2023 - 16:34 WIB
loading...
UKMK sawit diharapkan memiliki peran entaskan kemiskinan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengembangan usaha kecil, menengah, dan koperasi (UKMK) berbasis kelapa sawit diminta mengatasi masalah kemiskinan . Khususnya kemiskinan ekstrem melalui pengembangan produk berbasis kelapa sawit.
Baca juga: Upaya Mendorong Penggunaan Pasukan Serangga Mendongkrak Produksi Sawit
Selain itu, perlu didorong adanya regenerasi petani kelapa sawit sehingga dapat menjaga keberlanjutan usaha sawit di dalam negeri. Pengembangan industri kelapa sawit diyakini memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan makro ekonomi nasional.
Upaya itu tengah dilakukan sejumlah pemerintah daerah (pemda), salah satunya di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kepala Divisi KUKM Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah, menjelaskan kelapa sawit menjadi komoditas strategis dalam mendorong perekonomian dan sebagai sektor penyumbang devisa negara yang sangat besar setiap tahunnya. Menurutnya, berbagai produk turunan sawit yang dapat dikembangkan melalui produk bernilai ekonomis sehingga harus didorong pengembangannya.
"Tidak semua masyarakat mengetahui turunan sawit. Sehingga ke depan bagaimana mengembangkan sawit ini terus berkelanjutan," ucapnya melalui keterangan pers, Rabu (4/10/2023).
Senada, Asisten III Setda Provinsi Sulawesi Barat, Jamil Barambangi, mengatakan UKMK harus mampu mengatasi masalah kemiskinan, terutama Sulawesi Barat. "Pemerintah mengharapkan agar program dan kegiatan dalam memajukan perkebunan kelapa sawit supaya tetap berkelanjutan," ujar dia.
Baca juga: Upaya Mendorong Penggunaan Pasukan Serangga Mendongkrak Produksi Sawit
Selain itu, perlu didorong adanya regenerasi petani kelapa sawit sehingga dapat menjaga keberlanjutan usaha sawit di dalam negeri. Pengembangan industri kelapa sawit diyakini memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan makro ekonomi nasional.
Upaya itu tengah dilakukan sejumlah pemerintah daerah (pemda), salah satunya di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kepala Divisi KUKM Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah, menjelaskan kelapa sawit menjadi komoditas strategis dalam mendorong perekonomian dan sebagai sektor penyumbang devisa negara yang sangat besar setiap tahunnya. Menurutnya, berbagai produk turunan sawit yang dapat dikembangkan melalui produk bernilai ekonomis sehingga harus didorong pengembangannya.
"Tidak semua masyarakat mengetahui turunan sawit. Sehingga ke depan bagaimana mengembangkan sawit ini terus berkelanjutan," ucapnya melalui keterangan pers, Rabu (4/10/2023).
Senada, Asisten III Setda Provinsi Sulawesi Barat, Jamil Barambangi, mengatakan UKMK harus mampu mengatasi masalah kemiskinan, terutama Sulawesi Barat. "Pemerintah mengharapkan agar program dan kegiatan dalam memajukan perkebunan kelapa sawit supaya tetap berkelanjutan," ujar dia.
Lihat Juga :