Korban PHK Naik Dua Kali Lipat, BKPM Siapkan Penampungan
Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:53 WIB
loading...
Kepala BKPM menyiapkan penampungan bagi korban PHK. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan telah terjadi peningkatan pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena dihantam krisis Covid-19. Pihaknya menyebut ada sekitar 8 juta tambahan pengangguran dari sebelumnya 9 juta atau kurang lebih naik dua kali lipat.
"Jadi kita tahu penduduk Indonesia yang eksisting itu lagi mencari lapangan pekerjaan. Bahkan sekarang Covid ini sudah 7-8 pengangguran. Maka, sekitar 16-17 juta sekarang orang siap cari kerja," kata Bahlil dalam acara webinar di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Baca Juga: Miris, Pengangguran di Indonesia Paling Banyak dari Usia Muda
Menurut dia pihaknya sedang menyiapkan penampungan agar korban PHK bisa bekerja kembali. Untuk menampung pengangguran tersebut tidak ada kata lain selain menggenjot investasi, dengan demikian pemerintah harus terus berupaya keras agar investasi berbondong-bondong masuk ke Indonesia.
"Nah, saya ingin sampaikan bahwa di era saat ini tidak ada cara lain bagi pemerintah untuk mendorong agar investasi masuk. Kenapa saya katakan demikian, karena kita tahun ada 7 juta pengangguran yang terus bertambah," kata dia.
"Jadi kita tahu penduduk Indonesia yang eksisting itu lagi mencari lapangan pekerjaan. Bahkan sekarang Covid ini sudah 7-8 pengangguran. Maka, sekitar 16-17 juta sekarang orang siap cari kerja," kata Bahlil dalam acara webinar di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Baca Juga: Miris, Pengangguran di Indonesia Paling Banyak dari Usia Muda
Menurut dia pihaknya sedang menyiapkan penampungan agar korban PHK bisa bekerja kembali. Untuk menampung pengangguran tersebut tidak ada kata lain selain menggenjot investasi, dengan demikian pemerintah harus terus berupaya keras agar investasi berbondong-bondong masuk ke Indonesia.
"Nah, saya ingin sampaikan bahwa di era saat ini tidak ada cara lain bagi pemerintah untuk mendorong agar investasi masuk. Kenapa saya katakan demikian, karena kita tahun ada 7 juta pengangguran yang terus bertambah," kata dia.
Lihat Juga :