Delapan Jurus OJK Jaga Likuiditas Perbankan, Apa Saja?

Selasa, 04 Agustus 2020 - 12:20 WIB
loading...
Delapan Jurus OJK Jaga...
Jurus OJK selamatkan perbankan. Foto/Dok/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan likuiditas perbankan saat ini mengalami tren peningkatan. Bahkan Dana Pihak Ketiga (DPK) masih tumbuh double digit pada buku IV. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, LDR industri perbankan pada kuartal II/2020 tercatat sebesar 88,64% menurun dari kuartal I/2020 sebesar 91,92% diikuti RIM sebesar 85,41%.

Maka dari itu, sambung Wimboh, ada beberapa relaksasi demi menjaga likuditas selama pandemi. Pertama, pelonggaran likuiditas, di antaranya pembelian SBN oleh BI sebesar Rp633,2 triliun. Kedua, penurunan policy rate dimana BI 7 day repo rate turun jadi 4%. "Ketiga, penurunan GWM rate 200 bps untuk BUK dan 50 bps untuk BUS/UUS," kata dia saat konferensi pers virtual di Jakarta Selasa (4/8/2020).

Baca Juga: Juragan BI Sawer Rp633 Triliun ke Perbankan Nasional


Keempat, peningkatan PLM 200 bps untuk BUK dan 50 bps untuk BUS/UUS. Kelima, pelonggaran liquidity measures dimana penurunan batas minimum rasio LCR dan NSFR menjadi paling rendah 85% sampai 31 maret 2021. Adapun yang keenam, penundaan penerapan standar imternasional. "Penundaan pemberlakuan standar basel III. Finishing post crisi reforms menjadi 1 januari 2023," ungkap dia. Terakhir, likuiditas perbankan diharapkan tetap dalam tren yang stabil dan terjaga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Perpanjangan Dana Rp200...
Perpanjangan Dana Rp200 Triliun ke Himbara Redakan Rebutan Likuiditas, Ekonom Ungkap Efeknya
Sumitronomics dan Stimulus...
Sumitronomics dan Stimulus Rp200 Triliun: Bisakah Indonesia Tumbuh 8%?
Harmonisasi Kebijakan...
Harmonisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
Raih Kembali Kepercayaan,...
Raih Kembali Kepercayaan, Bank Banten Kelola RKUD Provinsi Banten
Rekomendasi
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved