alexa snippet

Kinerja Sektor Ritel Dibayangi Kemunculan Toko Online

Kinerja Sektor Ritel Dibayangi Kemunculan Toko Online
Dalam perkembangannya, ritel besar tidak hanya harus bersaing dengan ritel besar lainnya, melainkan juga bersaing dengan pengecer online. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kinerja sektor ritel dibayangi dengan maraknya kemunculan e-commerce atau toko online. Dalam perkembangannya, ritel besar tidak hanya harus bersaing dengan ritel besar lainnya, melainkan juga bersaing dengan pengecer online yang semakin banyak bermunculan.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menyampaikan, gerai ritel besar belum banyak masuk ke daerah Indonesia. Prospek ekonomi digital diperkirakan akan cerah. "Daerah pedesaan, kehadiran mal masih kurang," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (31/7/2017).

Lebih lanjut dia menjelaskan, hal ini menyajikan peluang untuk e-commerce masuk sebagai solusi belanja yang lebih nyaman, tanpa harus jauh mencari mal. Hadirnya e-commerce dikatakannya menyebabkan persaingan semakin ketat dan berimbas pada harga jual yang semakin murah. "Dalam situasi ini tentu yang akan lebih diuntungkan adalah e-commerce ketimbang ritel besar," sambung Reza.

Para pelaku ritel besar pun disebutkannya kini tidak mau kalah dan meluncurkan media belanja onlinenya juga. Kehadiran e-commerce membuat banyak pelaku ritel membuka pelayanan belanja online.

"Seperti, PT Ace Hardware (ACES) memiliki platform online bernama www.ruparupa.com, PT Matahari Department Store (LPPF) memiliki www.mataharimall.com dan www.mataharistore.com. Sementara, PT Mitra Adiperkasa (MAPI) memiliki platform online www.mapemall.com," pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top