Kini Giliran Pengusaha Bus AKAP 'Ngegas' Terancam Bangkrut

Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:57 WIB
loading...
Kini Giliran Pengusaha...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memang dinilai berhasil memindahkan orang dari angkutan umum ke angkutan pribadi pada Idul Adha 2020. Keberhasilan itu terlihat saat kepadatan arus masuk jalan tol dari Jakarta dan sebaliknya.

Kondisi itu disayangkan pengusaha otobus, Kurnia Lesani Adnan, yang mengatakan pihaknya berharap pemerintah tidak hanya fokus ke angkutan pribadi saja. Sebab, pekerjaan rumah yang besar ada pada menggairahkan masyarakat naik angkutan umum.

“Ya kalau berkaca dari Idu Adha kemarin pemerintah sukses memindahkan orang dari angkutan umum ke angkutan pribadi. Nah kami di angkutan bus antar kota antar-provinsi (AKAP) memang ada peningkatan armada operasi 30-50%, dengan okupansi 50-70% tapi tidak ada lonjakan seperti Idul Adha tahun sebelumnya,” ujar Kurnia yang juga Ketua Umum Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) dihubungi di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Dia menjelaskan dari total 100% bus yang disiapkan, hanya 30% hingga 50% bis yang beroperasi. “Tapi setelah Idul Adha selesai turun kini terjun bebas,” ucapnya.

Dia berharap pemerintah bisa turun tangan mengantisipasi gairah masyarakat naik angkutan bus yang menurun di masa pandemi. Di sisi lain, adanya stimulus belum mampu menyentuh sektor ini secara keseluruhan.

“Stimulus tidak sampai. Kalau bicara stimulus dari peraturan OJK misalnya, kami belum merasakan,” ujar dia. ( Baca juga:Hari Pertama Penerapan Ganjil Genap, Ada Ratusan Kendaraan Melanggar )

Kurnia juga menyesalkan semakin meningkatnya masyarakat yang menggunakan angkutan pribadi di jalan raya menuju luar kota. Kondisi juga dikhawatirkan makin menjamurnya angkutan-angkutan ilegal berupa angkutan pribadi pelat hitam yang disewakan.

Penggunaan angkutan sewa pelat hitam dinilainya akan merugikan negara sebab angkutan-angkutan tersebut tidak memiliki izin dari regulator. “Pada akhirnya makin terbengkalai. Sementara angkutan pelat hitam juga sulit ditindak oleh petugas lalu lintas,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya menjamin penggunaan angkutan bus sesuai protokol kesehatan yang tegas diterapkan di lapangan, bisa berjalan seiring dengan dibukanya sektor ekonomi sebagaimana didengungkan pemerintah.

“Yang kita khawatirkan sekarang ini stigma masyarakat bahwa menggunakan bus itu rentan (terpapar Covid-19) sudah semakin melekat. Pada akhirnya pelan-pelan bisa mematikan sektor ini,” pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebangkrutan Massal...
Kebangkrutan Massal Mengancam Sektor Konstruksi Rusia, Apa yang Terjadi?
Sritex Masih Terus Beroperasi...
Sritex Masih Terus Beroperasi di Tengah Status Pailit, Rencana Besar Disusun
Sritex Balik Melawan...
Sritex Balik Melawan Putusan Pailit, Ini Dasarnya
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Kerap Jadi Korban Razia,...
Kerap Jadi Korban Razia, Produsen Knalpot Racing Terancam Bangkrut
Viral iPad Raib di Bus,...
Viral iPad Raib di Bus, Pengamat: Penumpang Harus Lebih Hati-hati
Pastikan Pemudik Selamat...
Pastikan Pemudik Selamat hingga Kampung Halaman, Hino Kumpulkan 30 Oto Bus di Jateng
Rust Belt Pernah Capai...
Rust Belt Pernah Capai Kejayaan, Kenapa Kini Justru Sinyal Kebangkrutan AS?
iRobot Ajukan Perlindungan...
iRobot Ajukan Perlindungan Kebangkrutan, Picea Robotics Siap Ambil Alih
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Berita Terkini
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved