Tumbuh 9,47%, Penerbitan Surat Utang BEI Nyaris Tembus Rp100 Triliun

Minggu, 15 Oktober 2023 - 10:00 WIB
loading...
Tumbuh 9,47%, Penerbitan...
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan total dana penerbitan surat utang. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia ( BEI ) menghimpun total dana penerbitan surat utang hampir mencapai Rp100 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhan seiring banyaknya perusahaan tercatat yang memilih pendanaan melalui penerbitan obligasi atau sukuk.

Hingga 13 Oktober 2023, dana yang terkumpul dari penerbitan efek bersifat utang (EBUS) baik obligasi dan sukuk mencapai Rp98,2 triliun. Angka ini meningkat 9,47% dari pekan sebelumnya sebesar Rp89,7 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan raihan dana tersebut berasal dari 55 penerbit.

"Hingga saat ini telah diterbitkan 93 emisi dari 55 penerbit Efek Bersifat Utang (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp98,12 triliun," kata Nyoman, di Jakarta, Minggu (15/9/2023).

Baca Juga: BEI Perkirakan Nilai Transaksi SPPA Capai Rp125 Triliun

Pendanaan korporasi melalui utang dimungkinkan masih terus bertambah hingga akhir tahun. Nyoman merinci saat ini masih terdapat 11 penerbit, dengan 15 emisi yang berada dalam antrean atau pipeline.

Baca Juga: BEI Tegaskan Kewajiban Lapkeu dan Denda Tetap Berlaku bagi Emiten Zombie Sekalipun

Dari jumlah tersebut, sektor keuangan mendominasi pipeline sebanyak 5 perusahaan, disusul 2 emiten masing-masing datang dari sektor properti-real estate dan energi. Selanjutnya terdapat 1 penerbit masing-masing diwakili sektor bahan baku atau basic materials dan konsumer nonsiklikal.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved