Produk Impor Banjiri Pasar Indonesia, Menperin Sebut Ada Kekuatan dan Kelompok Kuat

Senin, 16 Oktober 2023 - 17:58 WIB
loading...
Produk Impor Banjiri...
Menperin menyebutkan kompleksnya permasalahan produk impor, lantaran ada kekuatan-kekuatan yang besar yang andil dalam permasalahan ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian atau Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, ada permasalahan kompleks soal banyaknya produk impor yang masuk ke pasar Indonesia. Hal itu dikeluhkan dapat mengganggu industri dalam negeri , lantaran tidak mampu bersaing.

Menperin menyebutkan kompleksnya permasalahan produk impor, lantaran ada kekuatan-kekuatan yang besar yang andil dalam permasalahan ini. Baca Juga: Bacaleg Partai Perindo Dukung Pemerintah Proteksi Pelaku UMKM

"Masalah ini kompleks. Lebih kompleks lagi kalau dalam permasalahan di lapangan kita berhadapan dengan kekuatan-kekuatan yang kuat atau kelompok kuat. Dalam tanda petik mafia," katanya di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (16/10/2023).

Selain itu Menperin juga menyebutkan bahwa banyak barang impor masuk tanpa SNI (Standar Nasional Indonesia) di border. Kemudian diterangkannya, ada indikasi lemahnya pengawasan di kawasan berikat, serta tata niaga impor yang tidak berbasis data real soal suply dan demand.

Menurutnya, kawasan berikat ini dan kawasan Pusat Logistik Berikat (PLB) merupakan salah satu pintu dari banyaknya produk impor ilegal di Indonesia. Baca Juga: Barang Impor China Kini Tak Sembarang Bisa Dijajakan di E-commerce

Menperin mengungkapkan, 3 bulan lalu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan sidak di PLB dan sesuai dengan apa yang diprediksi pihaknya, dimana terdapat praktek yang tidak sesuai dengan yang diharapkannya.

"Dimana dtemukan praktek yang tidak sesuai pada gilirannya pasti akan mencinderai industri dalam negeri," katanya.

Dengan kondisi tersebut, Menperin menegaskan bahwa dalam rangka melakukan pengetatan barang impor di Indonesia, perlu adanya kolaborasi yang baik dan tidak ada dusta antara Kementerian dan Lembaga (K/L). Hal ini guna melindungi industri dalam negeri.

"Ini semua kompleksitas membuktikan dalam rangka kita melakukan pengetatan impor, supaya industri dalam negeri kita tidak terdampak negatif dan tidak ada PHK di sektor manufaktur. Juga karena ini merupakan kontribusi terbesar dari PDB dan maka perlu adanya kolaborasi baik dan tanpa dusta dari kementerian dan lembaga," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menperin juga memerintahkan Petugas Pengawas Standar Industri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk bekerja keras dalam melindungi industri dalam negeri.

"PPNS dan PPSI harus bisa menjawab tantangan bangsa Indonesia yang terkini dan mendeteksi adanya dugaan regulasi berkaitan dengan radius impor dan bahkan instansi kemenperin sendiri," katanya saat memberikan arahan kepada 250 pegawai yang diangkat hari ini.

"Pengawasan dan penegakan hukum terkiat importasi perlu diperketat terutama sni, pengecualian sni, pengedaran barang ilegal baik di offline maupun online," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Infografis
3 Jenis Orangutan yang...
3 Jenis Orangutan yang Ada di Indonesia dan Terancam Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved