Terungkap! Hamas Diduga Gunakan Siasat Canggih untuk Dapatkan Pendanaan

Senin, 16 Oktober 2023 - 20:23 WIB
loading...
Terungkap! Hamas Diduga...
Hamas mendapatkan pendanaan besar untuk membeli berbagai senjata modern. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kemampuan pejuang Hamas menyerang Israel menimbukan pertanyaan besar: dari mana sumber pendanaan Hamas? Menurut laporan Reuters, hari ini (16/10/2023), Hamas menggunakan jaringan pembiayaan global untuk menyalurkan dukungan dari badan amal dan negara sahabat, memberikan uang tunai melalui terowongan Gaza atau menggunakan mata uang kripto untuk menghindari sanksi internasional.



Matthew Levitt, mantan pejabat AS yang berspesialisasi dalam kontraterorisme, memperkirakan sebagian besar anggaran Hamas yang berjumlah lebih dari USD300 juta berasal dari pajak bisnis, serta dari negara-negara termasuk Iran dan Qatar atau badan amal.

Februari lalu, Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa Hamas mengumpulkan dana di negara-negara Teluk lainnya dan mendapat sumbangan dari warga Palestina, ekspatriat lain, dan badan amal mereka sendiri.

Pejabat Hamas sendiri belum bisa dihubungi untuk memberikan komentar atas laporn ini. Di masa lalu, Hamas mengatakan pembatasan keuangan yang diberlakukan pada donornya adalah upaya untuk menetralisir perlawanan yang sah terhadap Israel.

Menurut Levitt, Hamas semakin banyak menggunakan mata uang kripto, kartu kredit, atau kesepakatan perdagangan yang dibuat-buat untuk menghindari meningkatnya pembatasan internasional.

“Hamas telah menjadi salah satu pengguna kripto yang sukses dalam pendanaan terorisme,” kata Tom Robinson, salah satu pendiri perusahaan riset blockchain Elliptic, dikutip dari Reuters.

Namun, tahun ini Hamas mengatakan akan mundur dari kripto, setelah serangkaian kerugian. Sistem buku besar Cryptocurrency dapat membuat transaksi tersebut dapat dilacak.

Peneliti Blockchain TRM Labs mengatakan minggu ini dalam sebuah catatan penelitian bahwa penggalangan dana kripto sebelumnya telah meningkat menyusul kekerasan yang diduga melibatkan Hamas. Setelah pertempuran pada Mei 2021, alamat kripto yang dikendalikan Hamas menerima lebih dari USD400.000.

Namun, sejak kekerasan akhir pekan lalu, kelompok pendukung terkemuka yang terkait dengan Hamas hanya memindahkan beberapa ribu dolar melalui kripto.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Heboh Tarik Dana Bank...
Heboh Tarik Dana Bank BUMN, Ini Sumber Pendanaan BPI Danantara
Perluas Jangkauan, Klook...
Perluas Jangkauan, Klook Kantongi Pendanaan Rp1,63 Triliun
15 Tahun Berkiprah,...
15 Tahun Berkiprah, IIF Berkontribusi Bagi Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Terbitkan Obligasi, ...
Terbitkan Obligasi,  Paradise Indonesia INPP Lebih Leluasa Ekspansi di 2025
TBS Raih Pendanaan ADB...
TBS Raih Pendanaan ADB dan DBS Dorong Penggunaan Motor Listrik
3 Produk Israel yang...
3 Produk Israel yang Paling Laris di Dunia, Nomor 1 dan 2 untuk Militer
Kadin dan Pemerintah...
Kadin dan Pemerintah Indonesia Berpeluang Raih Pendanaan Transisi Energi hingga Rumah Murah dari Inggris
7 BUMN Raksasa Gabung...
7 BUMN Raksasa Gabung BP Danantara, Begini Model Bisnisnya
Hashim Pikat Pendanaan...
Hashim Pikat Pendanaan Hijau Sektor Kelistrikan Senilai Rp20 Triliun di COP29
Rekomendasi
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
3 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
5 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
5 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
6 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
6 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
7 jam yang lalu
Infografis
TikTok Diduga Gagal...
TikTok Diduga Gagal untuk Melindungi Privasi Anak-anak
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved