Rupiah Sedikit Lagi Rp16.000, Apindo: Risiko Pelemahannya Makin Besar
Senin, 23 Oktober 2023 - 21:43 WIB
loading...
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) turut buka suara terkait melemahnya nilai tukar (kurs) rupiah ke level Rp15.933/USD yang menurutnya mengganggu pelaku usaha dalam tiga bulan terakhir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) turut buka suara terkait melemahnya nilai tukar atau kurs rupiah ke level Rp15.933/USD. Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, pelemahan rupiah selama tiga bulan terakhir sudah sangat mengganggu pelaku usaha .
Khususnya dalam bentuk penggelembungan overhead cost usaha sehingga pertumbuhan produktifitas atau kinerja usaha dan daya saing ekspor menurun. Baca Juga: Gak Neko-neko! Jelang Pemilu, Apindo cuma Minta Ini ke Pemerintah
"Beberapa pelaku usaha di sektor juga terpaksa menaikan harga jual di pasar karena kenaikan overhead cost yang disebabkan oleh efek pelemahan nilai tukar terhadap beban impor bahan baku atau penolong dan barang modal," kata Shinta kepada MPI, Senin (23/10/2023).
Oleh karena itu Shinta berharap agar pelemahan nilai tukar bisa segera dihentikan atau rupiah bisa kembali menguat dalam waktu dekat secara sustainable, meskipun harus dilakukan dengan cara menaikkan suku bunga acuan.
"Kenaikan suku bunga diproyeksikan memperparah peningkatan beban overhead cost usaha yang sudah terjadi selama ini," ujarnya.
Khususnya dalam bentuk penggelembungan overhead cost usaha sehingga pertumbuhan produktifitas atau kinerja usaha dan daya saing ekspor menurun. Baca Juga: Gak Neko-neko! Jelang Pemilu, Apindo cuma Minta Ini ke Pemerintah
"Beberapa pelaku usaha di sektor juga terpaksa menaikan harga jual di pasar karena kenaikan overhead cost yang disebabkan oleh efek pelemahan nilai tukar terhadap beban impor bahan baku atau penolong dan barang modal," kata Shinta kepada MPI, Senin (23/10/2023).
Oleh karena itu Shinta berharap agar pelemahan nilai tukar bisa segera dihentikan atau rupiah bisa kembali menguat dalam waktu dekat secara sustainable, meskipun harus dilakukan dengan cara menaikkan suku bunga acuan.
"Kenaikan suku bunga diproyeksikan memperparah peningkatan beban overhead cost usaha yang sudah terjadi selama ini," ujarnya.
Lihat Juga :