BPS: Semua Wilayah Minus, Kecuali Papua dan Maluku
Rabu, 05 Agustus 2020 - 12:13 WIB
loading...
BPS mencatat semua pulau di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi negatif, kecuali Maluku dan Papua. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 minus 5,32%. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, semua pulau di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi.
"Jawa dan Sumatera memberikan kontribusi terbesar ekonomi yang mana semuanya minus. Jawa yang paling tinggi minusnya, mencapai 6,69%," papar Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).
(Baca Juga: Sinyal Resesi Makin Kuat, Pemerintah Kencangkan 'Sabuk Pengaman')
Dia melanjutkan, hanya dua wilayah yang meski terkontraksi, pertumbuhan ekonominya tidak minus, yaitu Maluku dan Papua. Hal ini dikarenakan pandemi virus corona belum banyak berdampak pada kedua wilayah tersebut. "Kecuali Maluku dan Papua yang mana positif 2,36%, khususnya di Papua Baarat dan Timur," jelas Suhariyanto.
BPS dalam pengumumannya menyebutkan, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi cukup dalam di kuartal II/2020 dimana sebanyak 17 sektor melambat dan hanya 7 sektor saja yang masih tumbuh.
"Jawa dan Sumatera memberikan kontribusi terbesar ekonomi yang mana semuanya minus. Jawa yang paling tinggi minusnya, mencapai 6,69%," papar Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).
(Baca Juga: Sinyal Resesi Makin Kuat, Pemerintah Kencangkan 'Sabuk Pengaman')
Dia melanjutkan, hanya dua wilayah yang meski terkontraksi, pertumbuhan ekonominya tidak minus, yaitu Maluku dan Papua. Hal ini dikarenakan pandemi virus corona belum banyak berdampak pada kedua wilayah tersebut. "Kecuali Maluku dan Papua yang mana positif 2,36%, khususnya di Papua Baarat dan Timur," jelas Suhariyanto.
BPS dalam pengumumannya menyebutkan, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi cukup dalam di kuartal II/2020 dimana sebanyak 17 sektor melambat dan hanya 7 sektor saja yang masih tumbuh.
Lihat Juga :