Swasembada Garam Dibutuhkan 40 Ribu Ha Lahan

Senin, 28 Agustus 2017 - 15:44 WIB
Swasembada Garam Dibutuhkan...
Swasembada Garam Dibutuhkan 40 Ribu Ha Lahan
A A A
JAKARTA - Direktur Jasa Kelautan Direktorat Jenderal Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Abduh Nurhidayat mengatakan, untuk dapat mencapai swasembada garam, dibutuhkan 40 ribu hektare (ha) lahan baru. Pasalnya, saat ini baru terasedia sekitar 25 ribu ha lahan.

"Lahan eksisting saat ini hanya 25 ribu ha yang ada. Makanya, saat pertemuan dibicarakan integrasi lahan yang bakal dilakukan," kata dia usai pertemuan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (28/8/2017).

Menurutnya, jika integrasi yang sudah matang dibahas ada sekitar 15 lokasi atau setiap kabupaten satu lokasi. Dengan ketentuan satu lokasi integrasi harus tersedia 15 ha, dan bakal dilengkapi dengan gudang penyangga maupun pengelola yang berbentuk koperasi.

"Selama ini lahan milik petani garam kan kecil-kecil luasannya. Makanya, perlu lahan yang terintegrasi hingga maksimal. Termasuk di dalamnya nanti dikelola koperasi dan kerja sama perbankan. Sehingga, semua transaksi garam sudah dituntaskan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Abduh Nurhidayat menegaskan, bila saat ini sejak 2016 sudah terealisasi enam gudang penyangga, sehingga sisanya bisa dilanjutkan pengerjaannya 2017 maupun 2018.

"Harapannya, dengan model integrasi ini satu hektarnya mampu memproduksi 100 ton. Maka, bakal terpenuhi kebutuham garam 4 juta ton per tahun," ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, Abduh juga mengungkapkan, dalam pertemuan juga muncul pembahasan kadar NaCL dan harga standar. Sebab, nantinya kadar airnya dipatok 94%, 90%, dan 85%.

"Untuk kadar yang terbaik kan 94%. Makanya, kami optimis pembahasan ini dapat mencari solusi untuk masalah garam nasional," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Garam Sulsel...
Produksi Garam Sulsel Terus Turun Dalam 2 Tahun Terakhir
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Pakar UI: Garam Bermutu...
Pakar UI: Garam Bermutu Dihasilkan Dari Panen di Atas Meja Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
Industri Pengguna Garam...
Industri Pengguna Garam Bisa Tenang, Ada Jaminan Pasokan dari Kemenperin
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
6 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
6 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
6 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
7 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
7 jam yang lalu
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved