Ganjar-Mahfud Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 7%, Ekonom: Bisa Lebih

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 16:23 WIB
loading...
A A A
Strateginya adalah menggunakan infrastruktur, ekonomi digital, pengelolaan ekonomi yang ramah lingkungan, serta pertumbuhan sektor manufaktur di kisaran 7,5-8 persen.

Bhima menyatakan bahwa target tersebut menjadi berat karena fluktuasi harga komoditas belakangan ini. Ia menyebut bahwa harga batu bara dan nikel di pasar internasional belum menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Sulit untuk mengharapkan lonjakan harga komoditas yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi domestik, masih banyak tantangan pertumbuhan yang bersifat struktural, mulai dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penurunan porsi sektor industri manufaktur,” ungkapnya.

Selain pertumbuhan ekonomi sebesar 7%, Pasangan Ganjar-Mahfud juga menjanjikan 17 juta lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia.

Menurut hasil survei Kurios-Katadata Insight Center yang melakukan survei mengenai janji Ganjar-Mahfud tersebut, Sebanyak 34,5 persen dari partisipan survei percaya bahwa pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memiliki kemampuan untuk mewujudkan visi dan misi mereka.

Salah satunya adalah mengurangi tingkat pengangguran dengan target pembukaan 17 juta lapangan kerja baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved